Breaking News:

Holtikultura

Kapolda Tanam Bawang Merah 10 Hektare di Pidie, Begini Harapan Terakhir sebelum Pindah Tugas

Menurut Wahyu Widaya, hamparan tanah nan luas di berbagai pelosok Aceh menjadi modal utama dalam melahirkan hasil pertanian dan kebun secara melimpah.

Penulis: Idris Ismail | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/IDRIS ISMAIL
Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs H Wahyu Widada MPhil (tengah) bersama Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pidie melakukan penananaman raya perdana bawang merah pada salah satu titik 10 Ha di Gampong Suwiek, Kecamatan Indra Jaya, Pidie, Selasa (27/7/2021). 

Laporan Idris Ismail I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SGLI - Mengakhiri masa tugas di Aceh Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs H Wahyu Widada M Phil bersama rombongan, Selasa (27/7/2021) menanami bawang merah di lahan 10 Ha di Gampong Suwiek, Kecamatan Indra Jaya.

Kegiatan penanaman raya bawang merah tersebut di gagas oleh Yayasan Pioner Nusantara Pidie.

Namun sebelumnya, Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs H Wahyu Widada MPhil bersama Karolog, Diskrimsus, dan Kabidpropam, Kapolres Pidie, AKBP Zulhir Destrian SIK MH, serta Bupati, Rony Ahmad SE atau Abusyik, Wakil Bupati, Fadhlullah TM Daud, Sekda, Idhami SSos MSi, Dandim 0102/Pidie, Letkol Arh Tengku Sony Sonatha SE MIP, ketua DPRK, Mahfuddin Ismail MAP, anggota DPR Aceh, Khairil Syahrial AMD MAP meninjau pos vaksinasi secara gratis serta pembangunan ratusan yang digelar dalam kompleks Masjid Baitul 'Ala Suwiek, Kecamatan Indra Jaya, Pidie.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs H Wahyu Widada MPhil kepada Serambinews.com, Selasa (27/7/2021) usai penanaman raya bawang merah di Gampong Suwiek, Indra Jaya mengatakan selama bertugas 1,6 tahun di Aceh ini telah memberikan kesan besar dalam benak hati atas segala aspek masyarakat Aceh baik agama, kultur serta adat istiadat yang sangat luar biasa.

"Saya tidak akan pernah melupakan Aceh apalagi saya juga sebagai anak yang lahir dalam lingkungan petani maka, usaha pengembangan pertanian lewat berbagai komoditi unggulan seperti halnya padi, jagung, bawang merah, cabai, kacang hijau, kedelai, singkong menjadi hal besar dalam melahirkan peningkatan ekonomi yang menyentuh pada peningkatan sumber inkam perekonomian dan ketahanan swasembada pangan yang tidak tertinggal," sebutnya.

Menurut Wahyu Widaya, hamparan tanah nan luas di berbagai pelosok Aceh menjadi modal utama dalam melahirkan hasil pertanian dan kebun secara melimpah.

Kapolda Aceh Vicon dengan Kapolri, Bahas Perkembangan Penanganan Covid-19

Maka lewat dorongan para pengusaha yang senantiasa melakukan upaya dampingan kelompok tani merupakan kontribusi besar dalam meningkatkan nilai kesejahteraan.

"Aceh Negeri yang penuh berkah maka kembangkan usaha pertanian secara maksimal dalam mendongkrak perekonomian umat," jelasnya.

Selain itu, Wahyu Widada juga berharap kepada segenap masyarakat Aceh agar senantiasa patuh pada Protkes apalagi wabah pandemi Covid-19 belum berakhir.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved