Breaking News:

Berita Pidie

Makam Tgk Chiek Muhammad Khathib Mulai Dipugar, Ulama Besar Aceh Penulis Kitab Lapan

"Jasad pusara ini adalah seorang ulama besar Aceh yang memiliki ilmu pengetahuan yang sangat tinggi dan setara dengan guru-guru pendahulunya,"

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Proses peusijuk sebelum pemugaran makam Tgk Chiek Muhammad Khathib bin Ahmad Khathib Langgien atau yang lebih populer sapaan masyarakat Pidie dengan nama Tgk Chiek Di Simpang, Selasa (28/7/2021). 

Karya karya berupa manuskrip yang telah digoreskan Tgk Chiek Di Simpang dengan pureh on joek (lidi pohon aren) dan tinta yang terbuat dari biji besi yang dipanaskan serta alas media kertas impor dari negara-negara Eropa masih tersimpan sebaik mungkin di Koleksi Tarmizi Abdul Hamid dibawah pengawasan Lembaga Rumoh Manuskrip Aceh.

Cek Midi menambahkan, komplek Makam Tgk Chiek Muhammad Khathib bin Ahmad Khathib Langgien merupakan sebuah situs sejarah cagar budaya yang harus dilindungi dan dilestarikan sesuai amanat Undang-undang Cagar Budaya RI No. 11 Tahun 2010.

Sebelumnya, situs makam tersebut pada awal abad 19 dibangun dengan batu bata yang terbuat dari telur ayam sehingga bangunannya masih berdiri kokoh dan terlindungi dengan rerumputan.

Lembaga Manuskrip Aceh dalam melaksanakan pemugaran Situs Sejarah Komplek Makam Tgk Chiek Di Simpang ini kata Cek Midi, mengutamakan standar operasional prosedur (SOP) dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan pemugaran sesuai dengan kaidah-kaidah pelestarian
cagar budaya seperti amanat dari Undang-Undang Cagar Budaya No. 11, Tahun 2010.

Pemugaran cagar budaya merupakan pekerjaan spesifik.

Dalam hal ini, terkait dengan kegiatan pelestarian cagar budaya yang harus dapat dipertanggungjawabkan secara akademis, teknis, dan administratif.

Oleh karena itu, rencana kerja pemugaran harus disusun melalui prosedur studi atau penilaian guna memenuhi ketentuan sebagaimana dipersyaratkan.

"Sumber anggaran pemugaran Makam Tgk Chiek Di Simpang ini berasal dari salah seorang dermawan Hamba Allah," sebutnya.

Selain itu, menurutnya disamping pemugaran Makam, tentu masih banyak fasilitas pendukung lainnya terhadap kompleks situs tersebut yang masih diharapkan kepada dermawan lainnya, agar bersedia menyedekahkan bangunan lainnya.

Seperti balai tempat shalat dan pengajian juga sebuah Gallery mini untuk penempatan manuskrip hasil dari karya Tgk Chiek di Simpang.

Hadir dalam kegiatan pemugaran ini, Ketua DPRK Pidie, Camat Geuleumpang Tiga, Danramil, Kapolsek serta jajarannya, Imum Chiek Mukik Teupin Raya, Para Keuchik kemukiman Teupin Raya, Pimpinan Daya Teupin Raya dan kawasannya, serta segenap tokoh masyarakat Teupin Raya dan Pidie. (*)

Baca juga: Hari Bhakti Adhyaksa, Kejari Lhokseumawe dan Aceh Utara Ziarah ke Makam Pahlawan 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved