Breaking News:

Berita Aceh Besar

Polsek Krueng Raya Imbau Warga Hindari Mandi di Titik Rawan Kecelakaan Laut

Pemasangan spanduk imbauan dilarang mandi tersebut bertujuan untuk mengantisipasi jatuhnya korban tenggelam atau terseret arus lainnya di pantai.

Penulis: Misran Asri | Editor: Taufik Hidayat
Dok Polisi
Personel Polsek Krueng Raya, memasang spanduk larangan mandi di kawasan pantai objek wisata Dusun Blang Ulam, Gampong Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar. 

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Personel Polsek Krueng Raya, Aceh Besar, memasang spanduk imbauan dilarang mandi di lokasi pantai obyek wisata Dusun Blang Ulam, Gampong Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar.

Pemasangan spanduk imbauan dilarang mandi tersebut bertujuan untuk mengantisipasi jatuhnya korban tenggelam atau terseret arus lainnya di pantai tersebut.

Demikian disampaikan Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto SIK, melalui Kapolsek Krueng Raya, Iptu Roby Afrizal SH, kepada Serambinews.com, Selasa (27/7/2021).

Iptu Roby menerangkan pemasangan spanduk imbau an dilarang mandi tersebut mulai dilaksanakan Senin (26/7/2021).

Selama ini kata Kapolsek Krueng Raya ini, sebelum pemasangan spanduk itu dilakukan, personel juga rutin patroli dan mengingatkan para pengunjung pantai-pantai di sejumlah titik dalam Kecamatan Mesjid Raya, untuk meningkatkan kewaspadaan.

Bahkan, petugas terkadang harus bersiaga di titik-titik rawan dan mengingatkan pengunjung untuk tidak mandi dan berenang.

Baca juga: VIDEO Mitos Penampakan Wanita Cantik Cut Glanceng di Pidie, Pohon Beringin Besar Dibersihkan Warga

Baca juga: Begini Kurir Bisa Tahu Koordinat Titik Penjemputan di Tengah Laut, Dibekali Tauke Sabu HP Canggih

Baca juga: Di Singkil, Gedung DPRK Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Dikatakan spanduk imbauan yang dipasang di pantai objek wisata  Dusun Blang Ulam, Gampong Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya itu berbunyi 'Dilarang mandi/berenang di sepanjang Pantai Ini. Jangan sampai Anda Menjadi Korban Tenggelam Berikutnya, Berbahaya!!!'.

"Kami harapkan setiap pengunjung patuh. Lalu, kepada setiap pengunjung kami ingatkan tetap patuhi protokol kesehatan, karena kondisi covid belum reda," pungkas Iptu Roby Afrizal.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved