Breaking News:

Sektor Jasa Keuangan Target 5.000 Dosis Vaksin

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Aceh, Bank Aceh Syariah, Pegadaian Syariah, Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/MAWADDATUL HUSNA
Dari kiri ke kanan, CEO Regional BSI Aceh, Nana Hendriana, Kepala OJK Aceh, Yusri dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Aceh, Achris Sarwani melakukan pertemuan dengan sejumlah media di Kantor OJK Aceh 

BANDA ACEH - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Aceh, Bank Aceh Syariah, Pegadaian Syariah, Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Provinsi Aceh, dan Badan Musyarawah Perbankan Daerah (BMPD) Provinsi Aceh bersinergi dengan Pemerintah Aceh melalui Dinas Kesehatan Provinsi Aceh menggelar program vaksinasi, di Gedung Banda Aceh Convention Hall, mulai Senin (26/7/2021) hingga Jumat (30/7/2021).

Vaksinasi ini berlaku bagi pelaku Industri Jasa Keuangan (IJK) dan masyarakat umum dengan total target sebanyak 5.000 dosis vaksin. “Di dalamnya ada pegawai, keluarga pegawai, dan juga masyarakat. Target kita ada sekitar 5.000 vaksin mulai 26 Juli hingga 30 Juli 2021. Selain vaksin, masyarakat juga bisa mendapatkan manfaat lainnya yaitu konsultasi dan memperoleh informasi terkait perbankan, pasar modal, dan lainnya,” kata Kepala OJK Aceh, Yusri, Senin (26/7/2021).

Dikatakan, tingginya penyebaran Covid-19 saat ini telah menjadi perhatian dan OJK akan mencermati dampaknya terhadap potensi peningkatan risiko pada sektor jasa keuangan yang tercermin dari indikator keuangan, meskipun sampai saat ini masih termitigasi dengan baik seiring langkah percepatan laju vaksinasi.

Kegiatan vaksinasi ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden RI, Joko Widodo saat vaksinasi massal terhadap insan industri jasa keuangan di Jakarta pada 16 Juni 2021 yang juga dihadiri oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, dan Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

“Sesuai arahan Presiden pada peresmian vaksinasi sektor jasa keuangan Juni lalu, industri jasa keuangan diharapkan dapat menjadi sentra vaksinasi Covid-19 untuk mempercepat terbentuknya herd immunity di tengah masyarakat. Kami sangat berterima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Aceh yang memberikan kepercayaan kepada Insan Industri Jasa Keuangan untuk membantu percepatan vaksinasi di Provinsi Aceh,” sebutnya.

Dikatakan, percepatan vaksinasi bagi pelaku IJK dilakukan, mengingat sektor jasa keuangan merupakan salah satu sektor esensial penopang perekonomian yang beroperasi secara terbatas pada masa pandemi ini. Kecepatan dan keberhasilan dari vaksinasi Covid-19 akan sangat memengaruhi kebijakan mobilitas masyarakat yang pada akhirnya pemulihan ekonomi daerah dapat dilakukan lebih cepat.

“Harapannya, pelaksanaan vaksinasi ini dapat mendukung upaya pemerintah dalam mencapai herd immunity di Provinsi Aceh dan memberikan kepercayaan diri kepada para pelaku di sektor jasa keuangan agar kebijakan yang dikeluarkan efektif dan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah,” tambahnya.

Vice President PT Pegadaian Syariah Area Aceh, Ferry Hariawan menyampaikan, selama berlangsungnya kegiatan tersebut, pihaknya memberikan 300 tabungan emas kepada masyarakat yang sudah divaksin tahap pertama maupun  kedua.

“Cukup tunjukkan kartu vaksin kepada petugas Pegadaian di tempat, maka akan langsung dibukakan rekening tabungan emas secara gratis dengan saldo minimal 0,01 gram,” sebutnya.

Sementara di booth Bank Aceh Syariah, masyarakat bisa memperoleh fasilitas berupa khusus untuk pembukaan rekening baru dan aktivasi aplikasi ACTION maka disediakan puluhan hadiah menarik.

Disamping itu, selama persediaan masih ada dengan transaksi melalui QRIS, masyarakat bisa ngopi seharga Rp 1.000, serta tersedia juga doorprize 1 unit smartphone setiap harinya.

Acara ini dihadiri oleh Gubernur Aceh yang diwakili oleh Asisten 3 Setda Aceh, Dr Iskandar AP MSi, Kepala BI Perwakilan Aceh, Achris Sarwani, Kapolda Aceh yang diwakili oleh Kapolres Kota Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto SIK, Pangdam Iskandar Muda yang diwakili oleh Irdam IM Brigjen TNI Niko Fahrizal M Tr (Han), Perwakilan dari Bank Aceh Syariah, Perwakilan dari MPU Aceh, Wakil Walikota Banda Aceh, Drs H Zainal Arifin, Pimpinan Pegadaian Syariah Area Aceh, Ferry Hariawan, serta Pimpinan Industri Jasa Keuangan di Provinsi Aceh.(una)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved