Breaking News:

Stok Vaksin di Aceh Besar Menipis

Kita akan meminta penambahan vaksin ke Pemerintah Aceh," ujar Sekda Aceh Besar, Drs Sulaimi Msi, Senin (26/7/2021)

Editor: bakri
hand over dokumen pribadi
Sekda Aceh Besar, Drs Sulaimi MSi 

JANTHO - Stok vaksin Covid-19 di Aceh Besar mulai menipis. "Stok vaksin hanya bertahan seminggu ke depan. Kita akan meminta penambahan vaksin ke Pemerintah Aceh," ujar Sekda Aceh Besar, Drs Sulaimi Msi, Senin (26/7/2021).

Dikatakan, vaksin tahap II untuk Aceh Besar 4.000 dosis dan vaksin ini stoknya mulai menipis di Gudang, karena mereka gencarkan melakukan vaksinasi Covid-19 hingga ke pedesaan di Aceh Besar beserta jajaran Pemkab melalui 28 Puskesmas di Aceh Besar.

Menurut dia, untuk mengatasi kekurangan vaksin tersebut, Pemkab Aceh Besar akan meminta pengajuan penambahan vaksin 4.000 dosis dan bila perlu secukupnya agar target Pemkab Aceh Besar untuk melakukan vaksinasi kepada seluruh masyarakat di kabupaten itu tidak terganggu.

Disisi lain, Sekda juga menyinggung, kasus pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Aceh Besar meningkat. Hal ini akibat sulitnya mengendalikan aktivitas masyarakat di pasar, warkop dan tempat keramaian lainnya. Pemkab Aceh Besar terus berupaya melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar tetap patuhi Protkes Covid-19 seperti membiasakan memakai masker ketika keluar rumah dan menjaga jarak fisik serta menghindari kerumunan.

Sulaimi juga menjelaskan, jumlah kasus pasien terkonfirmasi Covid-19 di Aceh Besar terbanyak di empat kecamatan, yaitu Kecamatan Darul Imarah 864 orang, Ingin Jaya 389 orang,  Krueng Barona Jaya 235 orang, dan Darussalam 228 orang.

"Di Aceh Besar kasus Covid-19 terus meningkat. Kita meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan,” harapnya.

Disebutkan, pada Senin (26/7/2021), jumlah pasien terkonfirmasi virus corona di Aceh Besar bertambah 21 orang, dan kini total mencapai 3.393 orang dan meninggal dunia bertambah satu orang menjadi 173 orang.

Menurut dia, meningkatnya pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Aceh Besar karena sulitnya mengendalikan masyarakat di pusat pasar tradisional dan tempat berbelanja lainnya serta warkop atau kafe.

Pemkab Aceh Besar sudah melakukan berbagai upaya seperti edukasi dan sosialisasi agar masyarakat tetap mengikuti Protkes Covid-19. Namun, sepertinya kesadaran masyarakat masih kurang untuk disiplin mengikuti Protkes Covid-19.

Sekda Aceh Besar mengimbau kepada masyarakat agar tetap memakai masker ketika keluar rumah dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan guna mencegah penyebaran virus corona di Aceh Besar.(as)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved