Breaking News:

Video

VIDEO - Pengakuan Kastini Seorang Penerima Sembako di Tuban, Bikin Mensos Risma Marah Besar

Kemarahan Risma yang memuncak itu terjadi saat dirinya blusukan ke penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau program sembako

Penulis: Octa Chandra | Editor: Safriadi Syahbuddin

SERAMBINEWS.COM - Pengakuan Kastini (57), salah satu penerima bantuan sosial non tunai, yang hanya menerima bantuan sosial dua bulan yaitu pada Juli dan Agustus bikin Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini marah besar.

Sebab menurut Risma, pihak Kemensos telah mengucurkan dana program sembako untuk tiga bulan yakni Juli, Agustus dan September.

Masing-masing per bulannya senilai Rp 200 ribu dengan rincian Rp 165 ribu untuk 15 kg beras, Rp 26 ribu untuk telur dan Rp 9 ribu untuk tempe.

Baca juga: Duda 32 Tahun Tewas Dikeroyok Sepupu, Kakek, dan Tante, Pelaku Kesal Korban Sering Marah

Baca juga: Datangi Dapur Umum di Bandung, Mensos Risma Ajak Jajarannya Lebih Peka Terhadap Kondisi Masyarakat

Kemarahan Risma yang memuncak itu terjadi saat dirinya blusukan ke penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau program sembako di Kelurahan Sendangharjo, Kecamatan Tuban, Sabtu (24/7) seperti dilansir Tribunnews.com.

Risma yang didampingi Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky dan Kepala Dinas Sosial Tuban Eko Julianto langsung mempertanyakan kemana uang program sembako yang satu bulan belum dibagikan kepada warga.

“Ini baru dua bulan yang diberikan, yang satu bulan ke mana, mestinya dicairkan sekaligus,” ujar Risma seperti dilansir Tribunnews.com, Minggu (25/7/2021).

Risma pun mengancam akan membongkar kasus ini.

“Ini saya bongkar, kalau satu bulan penerima Rp 200 ribu per bulan, jika dikalikan 80 ribu KPM (keluarga penerima manfaat--red) berapa itu, berapa bunganya, ke mana uangnya. Saya kira lembaga hukum tahu ini,” kata Risma.(WARTAKOTALIVE.COM)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved