Olimpiade Tokyo
Badai Tropis Buang Hujan di Jepang Utara, Olimpiade Tokyo Selamat
Badai tropis menurunkan hujan di beberapa bagian Jepang utara pada Rabu (28/7/2021) setelah bergerak menjauh dari wilayah Tokyo.
SERAMBINEWS.COM, RIFU - Badai tropis menurunkan hujan di beberapa bagian Jepang utara pada Rabu (28/7/2021) setelah bergerak menjauh dari wilayah Tokyo.
Kondisi itu membuat tuan rumah Olimpiade Tokyo khawatir akan gangguan pada sejumlah pertandingan.
Di Sendai, beberapa kereta tertunda dan pejalan kaki bersiap melawan angin di jalan-jalan kota.
Dilansir AP, Badai Tropis Nepartak sejauh ini tidak menyebabkan kerusakan.
Tetapi Badan Meteorologi Jepang mendesak penduduk untuk berhati-hati terhadap tanah longsor.
Badai tropis itu memiliki kecepatan angin 65 kilometer per jam.
Diperkirakan akan melemah dan bergerak ke lepas pantai barat Akita pada Rabu (28/7/2021) malam.
Baca juga: Letnan Angkatan Darat AS Raih Emas Olimpiade Tokyo, Pecahkan Rekor Menembak Skeet Wanita
Topan musim kedelapan untuk Jepang berada di dekat kota Ishinomaki, prefektur Miyagi pada Rabu (28/7/2021) pagi, kata badan tersebut.
Ishinomaki berjarak sekitar 400 kilometer timurlaut Tokyo.
Nepartak merupakan pendaratan pertama di prefektur Miyagi sejak 1951.
Ketika badan cuaca mulai menyusun statistik topan.
Miyagi adalah bagian dari wilayah timur laut yang sangat hancur oleh gempa bumi dan tsunami Maret 2011.
Badai itu bergerak ke barat laut dengan kecepatan sekitar 30 kph.
Dengan curahan hujan hingga 10 sentimeter (4 inci).
Baca juga: Pesenam Top Rusia Tersingkir dari Olimpiade Tokyo, Terkena Aturan Paling Ditakuti Seluruh Atlet
Diperkirakan akan turun di seluruh wilayah utara dalam 24 jam ke depan.
Badai bergerak lebih jauh ke utara daripada yang diproyeksikan.
Hanya menyebabkan dampak terbatas pada Olimpiade.
Dengan beberapa acara seperti selancar dan mendayung dijadwal ulang.
Pertandingan sepak bola wanita pada Selasa (27/7/20210 di prefektur Miyagi diadakan sesuai jadwal.
Sebelumnya, hujan deras mengguyur Tokyo pada Selasa (27/7/2021) pagi.
Setelah berhari-hari teriknya panas matahari dan kelembaban musim panas.
Cukup menyebabkan ketidaknyamanan dan sengatan panas di beberapa tempat dalam beberapa hari terakhir.
Baca juga: Atlet Korea Selatan Rebut Emas Panahan Olimpiade Tokyo, Remaja 17 Tahun Memimpin Jalan Keberhasilan
Tetapi, hujan mendinginkan Tokyo sekitar 10 derajat pada Selasa (27/7/2021) pagi, mengurangi intensitasnya.
Namun kekhawatiran tentang efek Badai Tropis Nepartak dan hujan deras yang menyertainya.
Telah menyebabkan perubahan dalam acara Olimpiade dan beberapa pembatalan latihan karena persiapan badai berlanjut.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/atlet-selancar-afrika-selatan-berlaga-di-olimpiade-tokyo-jepang.jpg)