Senin, 11 Mei 2026

Berita Olahraga

KONI Pidie Tetapkan Kuota Atlet PORA 2022, Pengcab Dilarang Datangkan Pemain dari Luar Aceh

KONI Pidie menetapkan kuota atlet masing-masing cabang olahraga (cabor) dalam rapat di Kantor Sekretariat KONI setempat, Rabu (28/7/2021).

Tayang:
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Ketua KONI Pidie, Samsul Bahri memimpin rapat penetapan kuota atlet di Kantor Sekretariat KONI Pidie, Rabu (28/7/2021). 

Laporan Muhammad Nazar | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pidie menetapkan kuota atlet masing-masing cabang olahraga (cabor) dalam rapat di Kantor Sekretariat KONI setempat, Rabu (28/7/2021).

Penetapan atlet tersebut seiring menghadapi Pekan Olahraga Aceh (PORA) pada tahun 2022, di Kabupaten Pidie.

Dengan begitu, masing-masing cabor akan menyiapkan atlet agar siap bertarung dalam even empat tahunan tersebut.

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua KONI Pidie, Samsul Bahri, didampingi Wakil Ketua, Umar Mahdi, dan Sekum KONI Pidie, Ridwan.

"Kita menggelar rapat itu untuk menentukan atlet pada masing-masing cabor. Perlu diketahui, cabor dalam mengusulkan atlet harus rasional," kata Ketua KONI Pidie, Samsul Bahri kepada Serambinews.com, Rabu (28/7/2021).

Ia menyebutkan, atlet yang diusulkan untuk digembleng menghadapi PORA 2022, tentunya atlet yang memiliki kemampuan.

Baca juga: Musorkab KONI Pidie Dimulai, Ini Harapan Ketua Harian KONI Aceh

Baca juga: Futsal Banda Aceh Seleksi Pemain Pra-PORA, Catat Jadwal dan Persyaratannya

Baca juga: KONI Aceh Tancap Gas, Bina 70 Atlet Muda untuk Persiapan ke PON 2024

Sebab, beber dia, target KONI Pidie pada PORA XIV tahun 2022 mendatang di Pidie adalah menjadi juara umum.

Untuk itu, papar dia, sejak dini atlet direkrut agar betul-betul memiliki jam terbang tinggi.

"Jadi kita menginginkan atlet berkualitas dan memiliki sederetan prestasi," tegasnya.

Untuk itu, kata mantan atlet taekwondo Aceh ini, KONI Pidie akan meng-SK-kan tim monitoring dan evaluasi (monev), yang akan akan bekerja untuk menilai langsung atlet saat latihan.

Selain itu, sebut Samsul, pengurus cabang (pengcab) dilarang mendatangkan atlet dari Medan, Jakarta, dan Pulau Jawa. 

“Jika nekad mendatangkan atlet luar, maka tanggung jawabnya pada pengcab,” tandasnya.

Baca juga: Anwar Robby Karya Calonkan Diri Sebagai Ketua KONI Gayo Lues

Baca juga: Lantik Pengurus KONI Kota Langsa, Berikut Pernyataan Mualem

Baca juga: Kejar Tiket Lolos ke PORA 2022, Ketua KONI Aceh Besar Semangati Atlet Tarung Derajat

"Kecuali warga Pidie bertugas di luar, maka KONI Pidie membolehkannya," ujar Samsul Bahri.

Ia menambahkan, untuk jumlah cabor telah disepakati 36 cabor. 

Jumlah atlet masing-masing cabor juga ditentukan sistem sehingga tidak boleh melebihi yang ditentukan sistem.

Sebab, jika lebih, maka sistem akan menolak atlet usulan cabor.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved