Breaking News:

Berawal dari Keprihatin Melihat Banyaknya ‘Jumpung’ yang Dibakar

BUTUH waktu sekitar satu tahun bagi Hendra Saputra dibantu Nurwahidi menciptakan alat pres pakan portable. Banyak energi dan biaya yang dihabiskan

Editor: bakri
HANDOVER SERAMBI
Hendra Saputra (kiri) dan Nurwahidi (kanan) bersama alat pres pakan portable ciptaan mereka. Alat tersebut berhasil menyabet juara I lomba inovasi alat Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi Aceh tahun 2021. 

* Alat Pres Pakan, Juara I TTG Aceh 2021

Pemerintah Aceh mengumumkan hasil lomba inovasi alat Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi Aceh tahun 2021. Juara I inovasi terbaik diberikan kepada alat pres pakan portable yang diklaim pertama di Indonesia. Alat ini diciptakan berawal dari keprihatinan melihat banyaknya jumpung (jerami) yang dibakar.

BUTUH waktu sekitar satu tahun bagi Hendra Saputra dibantu Nurwahidi menciptakan alat pres pakan portable. Banyak energi dan biaya yang dihabiskan. Mencoba dan gagal, terus berulang-ulang.

Namun hasil akhirnya cukup memuaskan. Alat itu tidak hanya bermanfaat bagi petani dan peternak, tetapi juga berhasil menyabet juara I lomba inovasi alat Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi Aceh tahun 2021.

Ide awal menciptakan alat ini bermula dari Hendra, sepulang dirinya menempuh pendidikan doktor di luar negeri. Selaku Kasi Bidang Pakan di Dinas Peternakan Aceh, Hendra mengaku prihatin melihat banyaknya jerami di Aceh yang tak termanfaatkan.

“Hanya 1/3 jerami di Aceh yang dimanfaatkan, sisanya dibakar. Padahal jerami ini bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak,” kata Hendra didampingi rekan kerjanya, Muslina, kepada Serambi, Rabu (28/7/2021).

Bisa jadi, selain disebabkan pemahaman masyarakat akan penggunaan jerami yang masih rendah, juga karena terbatasnya ruang penyimpanan. Biasanya, petani dan peternak menyimpan jerami di dalam karung. Hal ini membuat volume jerami yang disimpan terbatas, tetapi menghabiskan ruang penyimpanan yang banyak.

Ia pun terpikir untuk menciptakan sebuah alat pres. Dengan alat itu, jerami bisa dipadatkan sehingga bisa menyimpan lebih banyak sekaligus menghemat ruang penyimpanan. Proyek pembuatan alat pun dimulai pada tahun 2019 dan selesai pada akhir 2020. Menggunakan material pelat besi dan mesin berkapasitas 6,5 horse power (hp) akhirnya terciptalah sebuah alat pres pakan portabel.

Hendra mengklaim ini merupakan alat pres pakan pertama di Indonesia. Meski demikian, dalam merakit alat tersebut, Hendra dan Wahid mengaku melakukan modifikasi dengan beberapa penemuan di luar negeri. “Ini penemuan alat pres pakan pertama di Indonesia. Kalau alat yang pabrikan belum ada,” ujarnya.

Dengan alat pres tersebut, Hendra menyebutkan, jerami bisa dipres seukuran 35 x 40 x 80 cm, dengan berat sekitar 10-15 kg. Bandingkan dengan satu karung jerami, dimana dengan ukuran 120 x 80 cm hanya bisa memuat 9-10 kg jerami.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved