Breaking News:

Berita Banda Aceh

Jemput 201 Kg Sabu di Tengah Laut Aceh, Delapan Terdakwa Dituntut Hukuman Mati

Tuntutan tersebut dibacakan tim jaksa penuntut umum di Pengadilan Negeri Banda Aceh di Banda Aceh, Kamis (29/7/2021).

Editor: Imran Thayib
ANTARA/M Haris SA
Sidang perkara narkoba dengan agenda pembacaan tuntutan jaksa penuntut umum di Pengadilan Negeri Banda Aceh, Kamis (29/7/2021). Tim jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Agung, Kejati Aceh, dan Kejari Banda Aceh menuntut delapan terdakwa dengan hukuman mati. 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tim jaksa penuntut umum Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi Aceh, dan Kejaksaan Negeri Banda Aceh menuntut delapan terdakwa penyelundupan narkoba jenis sabu-sabu seberat 201 kilogram dengan hukum mati.

Tuntutan tersebut dibacakan tim jaksa penuntut umum di Pengadilan Negeri Banda Aceh di Banda Aceh, Kamis (29/7/2021).

Sidang berlangsung secara virtual atau telekonferensi.

Para terdakwa mengikuti persidangan dari rutan, tempat mereka ditahan.

Sidang dengan majelis hakim diketuai Muhammad Jamil didampingi Junaidi, dan Muhammad Nur Juli masing-masing sebagai anggota.

Kedelapan terdakwa yang dituntut hukuman mati yakni Teku Junaidi bin Jamaludin, Bustami alias Pawang Ami bin Bustamam, Arief Pribadi bin Awaluddin, dan terdakwa Wahyono bin Suwarno,

Berikutnya, terdakwa Ruwadi alias Adi bin Karmono, terdakwa Misdiyanto alias Mis bin Mustain, terdakwa Muhammad Idris bin Ismail, serta terdakwa Bob Abdul Haris bin Baharuddin Lubis.

Baca juga: Lontaran Lava Pijar Erupsi Gunung Ile Lewotolok Picu Kebakaran Hutan dan Lahan, Api Sulit Dipadamkan

Baca juga: Begini Strategi Antisipasi Penyelundupan Sabu ke Lapas Meulaboh, Sudah 8 Kali Terjadi Selama 2021

Baca juga: Sebelum Ditangkap, Dua Tersangka Telah Loloskan 38 Kg Sabu ke Pemesan dengan Bayaran Rp 300 juta

Baca juga: Ternyata Ini Alasan Pelaku Sembunyikan 7 Kg Sabu di Rumahnya, Gara-gara Upah belum Dilunasi Tauke

JPU mengatakan, para terdakwa pada Desember 2020, menyelundupkan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 196 bungkus dengan berat keseluruhan mencapai 201 kilogram lebih.

Barang terlarang tersebut diambil dari kapal asing di tengah laut di Provinsi Aceh.

Pengambilan narkoba tersebut atas perintah warga negara asing bernama Michael.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved