Berita Pidie
Sepanjang Bulan Ini, Permintaan Emas di Pidie Meningkat untuk Maskawin
Dikatakan, permintaan logam mulia antara lain untuk keperluan maskawin. Sebab, pada bulan ini dominan warga melangsungkan pernikahan.
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nurul Hayati
Dikatakan, permintaan logam mulia antara lain untuk keperluan maskawin. Sebab, pada bulan ini dominan warga melangsungkan pernikahan.
Laporan Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI- Permintaan emas meningkat, setelah Hari Raya Idul Adha 1442 H.
Peningkatan pembeli logam mulia itu hanya 20 persen.
Sementara warga yang menjual emas presentasenya hanya 40 persen.
Haji Jamal Abadi seorang pedagang emas di pusat Kota Beureunuen, Pidie, kepada Serambinews.com, Kamis (29/7/2021) mengatakan, saat ini harga emas masih normal.
Di mana harga emas murni atau 99 persen karat Rp 2.700.000 per mayam, belum ongkos.
Sedangkan harga emas biasa Rp 2.400.000 per mayam, belum ongkos.
Baca juga: Hari Ini, Harga Emas di Lhokseumawe Kembali Naik, Berikut Rinciannya
Menurutnya, saat ini permintaan emas meningkat 20 persen.
Di mana warga yang membeli emas 60 persen dan warga yang menjual emas 40 persen.
Dikatakan, permintaan logam mulia antara lain untuk keperluan maskawin.
Sebab, pada bulan ini dominan warga melangsungkan pernikahan.
Selanjutnya, warga membeli emas untuk tebus tanah yang digadaikan.
Lalu, emas dibeli warga untuk disimpan setelah panen padi.
" Harga emas masih normal sebelum Hari Raya Idul Adha 1442 H hingga sekarang ini," pungkas H Jamal Abadi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/harga-emas-di-pidie-turun-rp-2500-per-gram.jpg)