Breaking News:

Berita Gayo Lues

Baitul Mal Gayo Lues Tempuh Empat Langkah Untuk Maksimalkan Pendapatan Zakat dan Infak

Baitul Mal Kabupaten Gayo Lues (Galus) melakukan beberapa upaya dan langkah dalam meningkatkan pendapatan dan penerimaan zakat, infaq dan sedekah (ZIS

Penulis: Rasidan | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Komisioner Baitul Mal Gayo Lues bagian pengumpulan ZIS, Almisriadi 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Baitul Mal Kabupaten Gayo Lues (Galus) melakukan beberapa upaya dan langkah dalam meningkatkan pendapatan dan penerimaan zakat, infaq dan sedekah (ZIS).

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Serambinews.com, Minggu (1/8/2021), petugas Baitul Mal Galus melakukan berbagai upaya untuk peningkatan dan capaian penerimaan zakat yang dikumpulkan terus meningkat. 

Ketua Baitul Mal Galus Teuku Kamsah dibenarkan Komisioner Baitul Mal  bagian pengumpulan ZIS, Almisriadi, kepada Serambinews.com mengatakan, ada empat langkah konkrit yang harus ditempuh dan dilakukan Baitu Mal untuk memaksimalkan potensi pendapatan dan penerimaan zakat di Gayo Lues.

Baca juga: Tim Pencari Nelayan Hilang di Aceh Singkil Temukan Life Jacket Bertuliskan Dishub Aceh

Almisriadi mengatakan, langkah pertama yang akan dilakukan petugas (komisioner) Baitul Mal dibantu sekretariat dalam upaya untuk memaksimalkan pendapatan ZIS akan melakukan sosialisasi dan edukasi tentang zakat kepada masyarakat dan badan usaha.

Hal ini bisa dilakukan dengan bekerjasama melalui berbagai media, baik  media sosial maupun medis cetak juga melalui penyampaian khutbah Jum'at.

Langkah kedua, akan dilakukan penguat terhadap amil zakat, sehingga lembaga ini  akan menjadi lembaga yang kredibel dan percaya juga menjadi lembaga muzakki dan mustahiq.

Kemudian yang ketiga, langkah yang ditempuh yakni tentang pemberdayagunaan zakat.

Baca juga: Viral Kisah Korban Tsunami Aceh Tinggal Dibawah Kolong Jembatan Sei Deli Medan, Wagub Sumut Terkejut

Selain disalurkan secara konsumtif pada senif  fakir juga akan dikelola dalam rangka pengentasan kemiskinan.

"Penyaluran zakat secara konsumtif, dengan tujuan mengelola zakat untuk kegiatan ekonomi masyarakat, kemudian untuk kesehatan dan pendidikan yang harus dilakukan secara terstruktur dan masif," sebutnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved