Breaking News:

Olimpiade Tokyo

Aktivis Penentang Olimpiade Tokyo Terus Bergerilya, Tak Pedulikan Sorakan Kemenangan

Para aktivis anti-Olimpiade Tokyo terus bergerilya untuk menentang perhelatan besar itu. Salah satunya, aktivis Kai Koyama yang berdiri di luar Stadi

Editor: M Nur Pakar
AFP
Seniman Takatoshi Sakuragawa berpose dengan spanduk anti-Olimpiade 

Bahkan jika mereka cenderung menarik hanya beberapa lusin orang.

"Nyawa lebih penting daripada medali!" teriak para demonstran di luar kantor Perdana Menteri Yoshihide Suga di Tokyo pada suatu malam baru-baru ini.

Koyama termasuk di antara mereka, mendesak Suga untuk membatalkan Olimpiade.

Kemudian, fokus pada lonjakan kasus virus Corona terbaru di Jepang, yang telah menempatkan Tokyo dan wilayah lain dalam keadaan darurat.

"Saya sangat marah," kata seniman lukis berusia 40-an itu kepada AFP, Senin (2/8/2021).

"Kami berada dalam situasi darurat ... orang-orang sekarat setiap hari, tetapi Olimpiade masih berlangsung," tambahnya.

Olimpiade Tokyo 2020 telah berada di bawah aturan anti-virus yang ketat, dengan penonton dilarang dari sebagian besar tempat kompetisi.

Tetapi Koyama berpendapat mengadakan acara tersebut mengirimkan pesan yang salah.

Bahkan, mendorong warga untuk melanggar pembatasan dan berisiko terinfeksi.

Dia berada di luar Stadion Olimpiade pada 23 Juli 2021.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved