Breaking News:

Olimpiade Tokyo

Aktivis Penentang Olimpiade Tokyo Terus Bergerilya, Tak Pedulikan Sorakan Kemenangan

Para aktivis anti-Olimpiade Tokyo terus bergerilya untuk menentang perhelatan besar itu. Salah satunya, aktivis Kai Koyama yang berdiri di luar Stadi

Editor: M Nur Pakar
AFP
Seniman Takatoshi Sakuragawa berpose dengan spanduk anti-Olimpiade 

Kawamura berpendapat cara uang dibelanjakan untuk permainan salah.

Pemerintah harus berkonsentrasi pada penanganan virus Corona daripada pengeluaran untuk Olimpiade, katanya.

Sementara virus telah mendorong beberapa keraguan tentang Olimpiade, yang lain di Jepang.

Mmenentang tawaran tuan rumah Tokyo sejak awal, termasuk pelukis berusia 55 tahun Takatoshi Sakuragawa.

Dia berjuang memahami mengapa negara itu bersaing untuk kompetisi dalam pemungutan suara Komite Olimpiade Internasional pada tahun 2013.

Ketika masih belum pulih dari tsunami 2011 yang menewaskan lebih dari 18.000 orang atau hilang dan memicu bencana nuklir.

"Saya bertanya-tanya mengapa mereka mencurahkan energi untuk sesuatu seperti Olimpiade bahkan setelah bencana terburuk kami," kata Sakuragawa.

Panitia penawaran Tokyo mengatakan Olimpiade akan membantu membangun kembali daerah yang dilanda bencana melalui kekuatan olahraga.

Namun jajak pendapat pada bulan Maret di antara penduduk daerah yang paling parah terkena bencana 2011 menemukan 61 persen tidak setuju.

Karena Olimpiade Tokyo membantu rekonstruksi, dibandingkan 24 persen yang setuju.

Baca juga: Bintang Renang AS, Katie Ledecky Akhiri Karir Olimpiade Tokyo dengan Manis, Ini Sepak Terjangnya

Hanya segelintir acara Olimpiade yang berlangsung di daerah yang terkena dampak, banyak di antaranya tanpa penonton.

Koyama mengatakan terkejut penyelenggara Olimpiade bersedia mengabaikan oposisi publik, menyebut mereka anti-demokrasi dan diktator.

Sakuragawa mengatakan akan berusaha menghindari liputan Games meskipun dia suka menonton olahraga.

"Tapi saluran TV mana pun yang saya nyalakan memilikinya, jadi saya terpaksa menontonnya," ujarnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved