Breaking News:

Video

VIDEO Petani Tomat di Bener Meriah Buang Hasil Panen, Harga Anjlok Akibat Pandemi Covid-19

Pantauan Serambinews pada Senin (2/8/2021), di Pasar Tradisional Bale Atu, Kecamatan Bukit, terlihat belasan ton tomat dibuang begitu saja.

Penulis: Budi Fatria | Editor: Hari Mahardhika

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Petani dan pedagang di Kabupaten Bener Meriah membuang belasan ton buah tomat hasil panen karena permintaan pasar menurun dan anjloknya harga.  

Biasanya, harga beli tomat di tingkat petani Rp 3.000 per kilogram sampai dengan Rp 4.000 per kilogram.  

Namun sekarang ini, harga tomat di Bener Meriah hanya Rp 500 rupiah per kilogram sampai dengan Rp 1.000 per kilogram.  

Pantauan Serambinews.com pada Senin (2/8/2021), di Pasar Tradisional Bale Atu, Kecamatan Bukit, terlihat belasan ton tomat dibuang begitu saja oleh pedagang.  

Ketua Asosiasi Pedagang Sayur Bener Meriah (APSMB), Sabardi mengatakan, kondisi ini sudah terjadi selama satu bulan.  

Pihaknya selaku pedagang yang juga petani mengalami kerugian besar karena harga tomat anjlok dan permintaan berkurang di tengah pandemi Covid-19.  

Narator: Ilham
Video Editor: Hari Mahardhika

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved