Breaking News:

Info Kota Sabang

Kasus Korupsi Dishub Sabang Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

“Kemarin kita sudah serahkan berkas perkara kasus tersebut ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh untuk proses lebih lanjut. Dalam pelimpahan berkas perkara

Editor: Nurul Hayati
Foto: Kejari Sabang
Kasi Pidsus Kejari Sabang, Muhammad Rhazi SH saat menyerahkan berkas perkara ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh, Selasa (3/8/2021). 

“Kemarin kita sudah serahkan berkas perkara kasus tersebut ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh untuk proses lebih lanjut. Dalam pelimpahan berkas perkara tersebut, JPU Kejari Sabang yang diwakili oleh Kasi Pidsus Muhammad Rhazi SH juga sekaligus melimpahkan barang bukti uang sejumlah Rp 493.326.500,- yang nantinya akan dipergunakan untuk pembuktian di persidangan,” ujarnya.

SERAMBINEWS.COM, SABANG – Kejaksaan Negeri Sabang limpahkan kasus penyalahgunaan keuangan negara dalam anggaran belanja BBM, pelumas, dan suku cadang pada Dinas Perhubungan Kota Sabang tahun Anggaran 2019 ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh.

Kepala Kejaksaan Negeri Sabang Choirun Parapat SH MH mengatakan, pada Hari Senin 2 Agustus 2021, sekira pukul 14.00 WIB, Jaksa Penuntut Umum Kejari Sabang telah melimpahkan berkas perkara Tipikor atas nama terdakwa Iskandar (mantan Kadishub Sabang 2019) dan Suhelmi (manager SPBU 14235409 Sabang) ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh di Jalan Prof A Majid Ibrahim II, Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh.

“Kemarin kita sudah serahkan berkas perkara kasus tersebut ke Pengadilan Tipikor Banda Aceh untuk proses lebih lanjut. Dalam pelimpahan berkas perkara tersebut, JPU Kejari Sabang yang diwakili oleh Kasi Pidsus Muhammad Rhazi SH juga sekaligus melimpahkan barang bukti uang sejumlah Rp 493.326.500,- yang nantinya akan dipergunakan untuk pembuktian di persidangan,” ujarnya.

Lebih lanjut disebutkan, dalam kasus tersebut masing-masing terdakwa dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) Jo pasal 18 ayat (1) huruf a, b ayat (2) dan (3) Undang-undang nomor 31 tahun 1999, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001, tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dalam kasus penyalahgunaan keuangan negara pada anggaran belanja BBM, pelumas dan suku cadang di Dinas Perhubungan Kota Sabang tahun 2019.

Seperto diketahui sebelumnya, pihak Kejari Sabang bersama Inspektorat Kota Sabang sebagai tenaga ahli telah melakukan perhitungan kerugian negara mencapai Rp 577.295.631,- dari total anggaran sesuai dengan SPJ yang dicairakn sebesar Rp 1.567.456.331,- bersumber dari DPA 1.656.190.846,- pada Dinas Perhubungan Kota Sabang, tahun anggaran 2019.

Berdasarkan perkembangan penyidikan yang telah dilakukan, tim jaksa penyidik sejauh ini telah berhasil menyelamatkan kerugian negara sebesar Rp 413.162.500, dari total kerugian negara Rp 577.457.631 dan telah menetapkan dua orang tersangka terhadap kasus tersebut. (*)

Baca juga: Dua Tersangka Korupsi BBM di Dishub Sabang Ditahan Jaksa, Barang Bukti Uang Rp 493 Juta Disita

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved