Breaking News:

Wakil Aceh di Pilmapres Nasional 2021

Riadhil Jinan, gadis kelahiran Sabang, 21 Juli 2000, mengukir prestasi yang membanggakan Aceh

Editor: hasyim
FOTO IST
Riadhil Jinan, gadis kelahiran Sabang, 21 Juli 2000, mengukir prestasi yang membanggakan Aceh, terutama kampus Universitas Serambi Mekkah (USM) 

Riadhil Jinan

Riadhil Jinan, gadis kelahiran Sabang, 21 Juli 2000, mengukir prestasi yang membanggakan Aceh, terutama kampus Universitas Serambi Mekkah (USM). Mahasiswi Semester IV Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) USM ini sukses melaju ke tahap kedua kategori sarjana pada Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Nasional Tahun 2021.

Ria, begitu gadis ini biasa disapa, menjadi wakil Aceh di Pilmapres Nasional 2021, setelah bersaing ketat dengan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi lain di Aceh. “Alhamdulillah, berkat usaha dan bantuan dari pembimbing, ketua prodi, pihak kampus serta keluarga, Ria berhasil melewati tahap pertama untuk bersaing di Pilmapres Nasional tahun 2021,” ujar gadis 21 tahun ini kepada Serambi, di Kampus USM Banda Aceh, Senin (1/8/2021).

Sebelum melaju ke tahap dua Pilmapres, Ria juga meraih Gold Medali Olimpiade Sains Nasional (OLNAS) tahun 2020. Kala itu, Ria bersaing dengan peserta lain se-Indonesia. Kemenangan tersebut membuat nama Ria semakin harum di USM dan di antara kalangan sahabat.  “Tahun 2020, Ria dapat medali emas dari olimpiade biologi, fokus pada IPA Terpadu yang diselenggarakan oleh Olimpiade Sains Nasional (OLNAS). Mungkin prestasi ini memberi peluang saya bisa lolos ke tahap pertama Pilmapres ini,” ulasnya.

Setelah berhasil melewati tahap pertama, Ria akan menghadapi tahapan kedua yakni presentasi artikel dalam Bahasa Inggris. Mereka yang melewati tahap pertama akan diminta untuk menulis sebuah essay serta mempresentasikannya secara online, selanjutnya dewan penguji akan memberikan penilaian terhadap essay serta cara presentasi dalam bahasa Inggris. “Saat ini sedang buat video, kami disuruh untuk buat essay dan mempresentasikannya dalam bahasa Inggris,” ujarnya.

Tenggat video yang harus dikirimkan yakni pada Jumat (6/8/2021), membuat Ria mencurahkan perhatian penuh pada essay sekaligus cara presentasi. “Durasi tidak lama diberikan, sampai tanggal enam bulan ini (Agustus 2021-red), sekarang fokus bikin essay dan melakukan bimbingan dengan pembimbing,” tambahnya.

Jauh sebelum mengukir prestasi di tingkat nasional dalam statusnya sebagai mahasiswa, Riadhil Jinan sudah mencetak sejumlah prestasi ketika masih berstatus siswa sekolah menengah di Pesantren Terpadu Al-Mujaddid, Sabang. Hebatnya, tak hanya jago di bidang ilmu pengetahuan umum, Ria juga merupakan juara tilawah, hingga pencak silat, dan bulutangkis se-Kota Sabang. Memasuki pendidikan menengah atas Ria meraih Juara 1 Olimpiade Sains Nasional Cabang Biologi. Hebatnya lagi, Ria bersama dua rekannya, menjadi Juara 1 Cabang Fahmil Quran pada MTQ Kota Sabang.

Usaha dodol

Tak hanya berprestasi di bidang pendidikan, Ria juga aktif pada organisasi himpunan jurusan. Ia juga kerap menjadi motivator bagi teman-temannya dalam berbagi ilmu. Bila libur kuliah tiba, Ria pulang ke Sabang dan melanjutkan bisnis keluarga yakni usaha dodol.

Rumah Dodol merupakan nama usaha yang dikembangkan Ria saat dirinya menginjak bangku SMP. Ia juga bisa dikatakan sebagai pencetus atau owner usaha keluarga tersebut. Usaha dodol itu berawal dari ketidaksengajaan, ketika dirinya ingin makan dodol dan meminta kepada ibu untuk dibuatkan masakan khas yang berbahan dasar durian tersebut.

Dodol yang dibuatkan ibunya terlalu banyak, melihat banyaknya dodol berlebih ia punya ide untuk menjual dodol itu. Siapa sangka, dari hanya iseng-iseng menjual dodol Ria bersama keluarga telah memperkerjakan empat karyawan untuk membantu pada tempat usaha mereka yang diberi nama Rumah Dodol. (syamsul azman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved