Kamis, 11 Juni 2026

Fenomena Red Tide

Air Laut di Banyuwangi Mendadak Jadi Merah Seperti Darah, Diduga Akibat Kematian Makhluk Ini

Dalam video itu, air tampak berwarna merah darah keluar dari pasir pantai. Pejabat Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi pun langsung angkat suara....

Tayang:
Editor: Eddy Fitriadi
(Instagram/ @andreli48)
Potongan video muncul air berawarna merah darah di Pantai Grajagan Banyuwangi, viral di media sosial. 

SERAMBINEWS.COM - Masyarakat Banyuwangi heboh dengan beredarnya video yang merekam munculnya air berwarna merah seperti darah di Pantai Grajagan.

Dalam video itu, air tampak berwarna merah darah keluar dari pasir pantai.

Pejabat Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi pun langsung angkat suara terkait video itu.

Kabid Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Banyuwangi, Suryono Bintang Samudera, menyebut air berwarna merah di pantai biasanya disebabkan oleh alga dan plankton yang telah mati.

Fenomena tersebut dikenal dengan istilah red tide.

“Bisa jadi fenomena itu karena ada alga atau plankton yang mati. Sehingga terjadi fenomena red tide," kata Suryono, saat dihubungi, Selasa.

Menurutnya, fenomena red tide terjadi karena ada perubahan musim yakni dipicu perbedaan suhu di dasar dan permukaan laut.

Perbedaan suhu tersebut menyebabkan plankton dan alga mati.

“Ini terjadi karena upwelling, yakni ada arus vertikal dari dasar laut menuju permukaan karena perbedaan suhu,” ujar dia.

Suryono menjelaskan saat fenomena tersebut terjadi, biasanya akan keluar zat amonia berbahaya bagi ekosisitem biota laut dan mengakibatkan ikan-ikan di area tersebut mati.

Namun untuk memastikannya, Suryono akan mengirim tim untuk memeriksa fenomena tersebut.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Heboh Air Warna Merah di Pantai Banyuwangi, Diduga Fenomena "Ride Tide", Dipicu dari Plankton yang Mati"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved