Breaking News:

Harga Tomat

Dinas Pangan Aceh Siap Bantu Dana Transportasi Penjualan Tomat yang Anjlok di Bener Meriah

Kadistanbun Aceh, Cut Huzaimah mengatakan, pihaknya sangat terkejut ketika mendengar berita pedagang pengumpul tomat dan petani tomat di Bener Meriah

Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Kadistanbun Aceh Ir Cut Huzaimah MP, dan Kadis Pangan Aceh, Ir Cut Yusminar, didampingi Kadis Pertanian dan Pangan Bener Meriah, Nurismab sedang wawancarai petani tomat di Desa Ujung Gele, Kec Bukit, Kamis (5/8). 

Laporan Herianto I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Untuk meningkatkan harga penjualan tomat di tingkat petani di Bener Meriah, yang saat ini sedang anjlok sampai ke titik terendahnya Rp 2.000/Kg, Dinas Pangan Aceh, siap membantu biaya transportasi penjualan produksi tomat petani Bener Meriah ke luar daerahnya.

“Kedatangan tiga dinas ke Bener Meriah pada hari ini, untuk membantu mencari solusi jangka pendek dan jangka panjang agar petani tomat dan pedagngan pengumpulnya di daerah ini, tidak lagi membuang produksi tomatnya, karena daya beli lemah dan harganya anjlok,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Perekebunan Aceh, Ir Cut Huzaimah MP, yang didampingi Kadis Pangan Aceh, Ir Cut Yusminar, Kabid Hortikultura, Ir Chairil Anwar MP, Kadis Pertanian dan Pangan Bener Meriah, Ir Nurisman dalam pertemuan dengan Plt Bupati Bener Meriah Dailami, pedagang pengumpul dan petani tomat di Bener Meriah, Kamis (5/8/2021).

Harga Tomat Anjlok, Pemerintah Aceh Wacanakan Undang Investor Perusahaan Saus ke Aceh

Kadistanbun Aceh, Cut Huzaimah mengatakan, pihaknya sangat terkejut ketika mendengar berita pedagang pengumpul tomat dan petani tomat di Bener Meriah membuang hasil produksi tomatnya, karena harga anjlok dan lemahnya permintaan tomat dalam dua pekan terakhir ini.

Sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, kata Cut Huzaimah, ia sangat prihatin dengan peristiwa para pedagang pengumpul tomat di Bener Meriah, membuang puluhan ton tomat produksi petani setempat, dengan alasan daya beli dan harga tomat sedang anjlok dalam masa PPKM.

Setelah mendengar berita itu, kata Cut Huzaimah, dirinya melaporkan kepada Sekda dan Gubernur, kemudian Sekda dan Gubernur menugaskan tiga SKPA, yaitu Distanbun, Disperindag dan Dinas Pangan Aceh, untuk melihat permasalahannya dan mencarikan solusi masalahnya, agar ke depan, tidak ada lagi hasil produksi tomat petani yang dibuang.

Dalam pertemuan dengan Plt Bupati Bener Meriah, Dailami, Kadistanbun Aceh, Ir Cut Huzaimah MP, menyampaikan beberapa solusi dalam penanganan ledakanproduksi tomat, hingga membuat harga tomat jadi anjlok ke titik terendah Rp 2.000/Kg di tingkat petani maupun pedagangnya.

Viral Petani Bener Meriah Buang Tomat Akibat Harga Anjlok dan Permintaan Kurang

Solusi pertama, Cut Huzaimah menawarkan, untuk mencegah ledakan produksi tomat, hingga membuat harga di tingkat petani jatuh dan anjlok, perlu ada penataan penjadwalan masa tanam tomat, sehingga masa panen tomat, tidak terjadi serentak, dalam jumlah yang sangat banyak, yang bisa mengakibatkan harga jadi anjlok.

Solusi kedua, adalah dengan cara membantu biaya transportasi produksi tomat dari daerah sentra produksinya ke lokasi pemasarannya di luar Bener Meriah, secara cepat dan tepat waktu.

Untuk pelaksanaan kegiatannya bisa dilakukan oleh Dinas Pangan Aceh.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved