MTQ Provinsi Ditunda
Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah MT, memutuskan untuk menunda pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-35 Tingkat Provinsi Aceh
Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah MT, memutuskan untuk menunda pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-35 Tingkat Provinsi Aceh. Musabaqah yang sedianya berlangsung di Bener Meriah pada November mendatang, digeser ke tahun depan. Keputusan penundaan MTQ tersebut tertuang dalam Surat Gubernur Aceh Nomor 451/13191 tertanggal 2 Agustus 2021.
Dalam surat yang ditujukan kepada bupati/wali kota se-Aceh, Gubernur menyampaikan, penundaan itu dilakukan sehubungan dengan meningkatnya penyebaran kasus Covid-19 dan mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 26 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
"Pemerintah RI sudah menetapkan Covid-19 sebagai bencana naaional (bencana nonalam). Untuk itu, Pemerintah Aceh terus melakukan langkah pencegahan dalam upaya meminimalisir penyebaran Covid-19," tulis Nova dalam suratnya. Karena pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Aceh digeser ke tahun depan, Gubernur dalam surat tersebut meminta kabupaten/kota agar dapat mengalokasikan kembali anggaran MTQ pada tahun 2022.
"Bagi kabupaten/kota yang sudah menganggarkan pendanaan untuk keikutsertaan pada MTQ Aceh Ke-35 tahun 2021, agar dapat dialokasikan kembali pada tahun anggaran 2022," demikian Nova dalam surat yang ikut ditembuskan kepada Kadis Syariat Islam Aceh serta Kepala Biro Keistimewaan dan Kesra Setda Aceh.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, yang dihubungi Serambi, tadi malam, pengeseran waktu pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi juga akan memberikan waktu yang cukup bagi kabupaten/kota untuk melakukan penyesuaian baik dalam hal persiapan maupun pengalokasian anggaran.
Untuk waktu pelaksanaan MTQ pada tahun depan, MTA mengatakan, Pemerintah Aceh akan intens melakukan rapat-rapat dengan para pihak. "Pelaksanaan MTQ Aceh nantinya harus benar-benar bisa menjawab kesiapan kita untuk bisa mengikuti MTQ Nasional Ke-29 di Kalimantan Selatan, tahun 2022," jelasnya.
Terkait pembangunan prasarana dan sarana MTQ Aceh, menurut MTA, panitia dapat terus melakukannya sampai selesai. Gubernur, katanya, berharap pergeseran jadwal ini akan membuat panitia makin mantap dalam melakukan berbagai persiapan, terutama untuk tempat. "Kita berharap penundaan ini dapat kita maklumi bersama dan kita berdoa kepada Allah semoga pandemi ini dapat segera berakhir," tutup MTA. (mas)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/nova-iriansyah-2.jpg)