Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

Perdana, Aceh Tamiang akan Menggunakan Vaksin Moderna

Kepastian penggunaan vaksin Moderna ini diperoleh setelah Dinas Kesehatan Aceh Tamiang mendapat jatah 70 vial dari Pemerintah Aceh.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Gerai vaksin presisi di Polres Aceh Tamiang terlihat ditutup akibat kehabisan stok vaksin, Kamis (5/8/2021). Kekosongan stok ini sudah teratasi setelah Pemerintah Aceh mengirim vaksin jenis Moderna. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Kabupaten Aceh Tamiang untuk pertama kali akan menggunakan Vaksin Moderna untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Kepastian penggunaan vaksin asal Amerika Serikat ini diperoleh setelah Dinas Kesehatan Aceh Tamiang mendapat jatah 70 vial dari Pemerintah Aceh.

“Kemungkinan malam ini tiba sebanyak 70 vial,” kata Kadis Kesehatan Aceh Tamiang, Ibnu Azis, Kamis (5/8/2021) siang.

Dia menerangkan dosis Moderna sedikit lebih banyak dari Sinovac. Bila dalam satu vial Sinovac untuk 10 dosis, maka satu vial Moderna mengandung 14 dosis. “Jadi Vaksin Moderna yang kita terima ini setara hampir seribu dosis,” sebutnya.

Ibnu menjelaskan pengiriman perdana Moderna ini disertai dengan Sinovac sebanyak 4 ribu dosis. Namun tetap saja pasokan tambahan dosis vaksin ini belum cukup memenuhi kebutuhan masyarakat Aceh Tamiang yang penduduknya mencapai 300 ribu jiwa.

“Masih jauh, karena kita hari ini masih mendekati 50 ribu jiwa yang sudah divaksin, target kita bulan ini 100 ribu jiwa, jadi masih banyak kurangnya,” sambungnya.

Baca juga: Lautaro Martinez Jadi Buruan Arsenal, Ambisi Besar Mikel Arteta Raih Juara Liga Inggris

Baca juga: VIDEO Kakek Pembunuh Cucu di Aceh Jaya Dihukum 20 Tahun Penjara

Baca juga: Subsidi Gaji Rp 1 Juta Ditargetkan Cair Pekan Depan, Penerima Maksimal Bergaji Rp 3,5 Juta

Dia menambahkan kiriman perdana Moderna diperuntukan khusus untuk tenaga Kesehatan (nakes), sedangkan masyarakat tetap menggunakan Sinovac.

Diketahui sebelumnya Aceh Tamiang kehabisan stok vaksin yang berujung ditutupnya gerai vaksinasi presisi milik Polres Aceh Tamiang.

Namun Ibnu meluruskan informasi kekosongan vaksin saat ini hanya terjadi pada gudang farmasi milik Dinkes Kesehatan, sedangkan stok di Puskesmas masih tersedia.

“Kalau di gudang jelas kosong karena memang harus kita distribusikan, tapi kalau di Puskesmas masih ada, hari ini masih terus kita melakukan vaksinasi,” jelasnya.

Baca juga: Pria 50 Tahun Tewas Dibunuh di Gubuk, Polisi Kantongi Identitas Pelaku

Baca juga: Subsidi Gaji Rp 1 Juta Ditargetkan Cair Pekan Depan, Penerima Maksimal Bergaji Rp 3,5 Juta

Menipisnya stok vaksin ini diakuinya dampak tingginya minat masyarakat mendatangi Puskesmas dan gerai yang disediakan di beberapa titik.

“Hari ini masyarakat sudah menyadari pentingnya vaksinasi, ini membuat kebutuhan dosis terus bertambah,” ungkapnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved