Breaking News:

Subsidi Gaji Rp 1 Juta Ditargetkan Cair Pekan Depan, Penerima Maksimal Bergaji Rp 3,5 Juta

Pemerintah akan memberikan BSU senilai Rp 500 ribu per orang untuk dua bulan secara sekaligus. Dengan demikian, total yang akan diberikan Rp 1 juta.

Instagram.com/kemnaker
Segera cek rekening Anda karena BLT subsidi gaji gelombang II tahap I telah cair. Kemnaker sebut terdapat pengurangan jumlah penerima pada subsidi gaji gelombang II tahap I ini. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sedang mengupayakan agar pencairan bantuan langsung tunai (BLT) subsidi gaji atau bantuan subsidi upah (BSU) untuk kalangab buruh bisa cair pekan depan. Saat ini pemerintah masih mengecek data para calon penerima. "Paling rasional sepertinya (cair pekan depan)," kata Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi, Kamis (5/8/2021).

Anwar mengatakan, pihaknya ingin memastikan semua data calon penerima bersih dan tidak ada kesalahan. Dengan begitu, pencairan BSU akan berjalan lancar.

“Kami ingin memastikan (data calon penerima) clean and clear," imbuh dia. Namun, Anwar tak menjelaskan lebih lanjut tanggal berapa BSU akan dicairkan. Hal yang pasti, semua proses pencairan akan dipercepat. "Masih terus kami kebut," katanya.

Penyaluran BSU tahun ini diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Permenaker Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji atau Upah Bagi Pekerja atau Buruh dalam Penanganan Dampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Pemerintah akan memberikan BSU senilai Rp 500 ribu per orang untuk dua bulan secara sekaligus. Dengan demikian, total yang akan diberikan sebesar Rp1 juta.

Baca juga: Desa Lapang Ditetapkan sebagai Rumoh Gizi Gampong di Aceh Barat, Jadi Percontohan Cegah Stunting

Baca juga: Perawat di Banjarbaru Tewas Dibunuh Tiga Perampok, Dua Pelaku Ditangkap, Sudah Lama Rencanakan Aksi

Baca juga: Kisah Pilu Pengantin Wanita di Hari Pernikahan, Meninggal Dunia Usai Ijab Kabul, Ini Penyebabnya

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menyatakan untuk mendapatkan bantuan tersebut pekerja/buruh harus memenuhi seluruh persyaratan sebagaimana diatur dalam Permenaker Nomor 16 Tahun 2021.

"Pekerja/buruh yang memenuhi seluruh persyaratan berhak mendapatkan bantuan sebesar Rp500 ribu per bulan selama dua bulan yang dibayarkan secara sekaligus satu kali transfer, sehingga total yang didapatkan penerima sebesar Rp1 juta," ujar Ida di Jakarta, Kamis (5/8/2021).

Adapun persyaratan yang dimaksud yaitu WNI dibuktikan dengan NIK. Selanjutnya, terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan, dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan sampai dengan Juni 2021.

Selain itu pekerja yang berhak mendapatkan bantuan harus mempunyai gaji paling banyak sebesar Rp3,5 juta. Berbeda dengan batas gaji tertinggi tahun lalu yang mencapai Rp5 juta.

Baca juga: Istrinya Sabet Medali Emas Olimpiade, Suami Greysia Polii Ternyata Juga Bukan Sosok Sembarangan

Baca juga: Virus Corona Delta Hancurkan Rencana Ulang Tahun Ke-60 Barack Obama

Baca juga: Kakankemenag Aceh Timur Tinjau Kegiatan Belajar Mengajar Tatap Muka di MIN 6, Ini Pesannya

Dengan ketentuan, pekerja yang bekerja di wilayah dengan UMP atau UMK lebih besar dari Rp3,5 juta, maka persyaratan gaji/upah tersebut menjadi paling banyak sebesar UMP atau UMK dibulatkan ke atas hingga ratus ribuan penuh. Sebagai contoh, Upah Minimum Kabupaten Karawang sebesar Rp4.798.312,00 dibulatkan menjadi Rp4,8 juta.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved