Breaking News:

Jurnalisme Warga

Upaya Maksimalisasi Air Bersih di Kemerleng

PANDEMI Covid-19 telah mengubah tata laksana kehidupan bermasyarakat, baik di kota maupun di pedesaan Provinsi Aceh

Editor: bakri
Upaya Maksimalisasi Air Bersih di Kemerleng
FOR SERAMBINEWS.COM
BAHAGIA ISHAK, M.T., Co Provinsi Coordinator Pamsimas Aceh dan alumnus UKM-BSPD Universitas Syiah Kuala, melaporkan dari Linge, Aceh Tengah

Oleh BAHAGIA ISHAK, M.T., Co Provinsi Coordinator Pamsimas Aceh dan alumnus UKM-BSPD Universitas Syiah Kuala, melaporkan dari Linge, Aceh Tengah

PANDEMI Covid-19 telah mengubah tata laksana kehidupan bermasyarakat, baik di kota maupun di pedesaan Provinsi Aceh. Pandemi menjadikan masyarakat menjadi lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan). Ketiga kebiasaan baru itu merupakan kunci utama dalam mencegah penyebaran virus Covid-19.

Dalam hal mencuci tangan, maka kebutuhan air bersih setiap saat harus tersedia di sarana cuci tangan (SCT). Air bersih menjadi penting untuk membersihkan tangan dan seluruh badan dari kotoran sehingga menjadikan tangan dan badan bersih dan sehat. Pandemi juga telah mengubah masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Mengubah perilaku masyarakat tidaklah mudah, salah satunya dengan gerakan PHBS. Tujuan gerakan PHBS adalah meningkatkan sikap dan perilaku terkait cara hidup yang bersih dan sehat melalui proses penyadaran dalam menjalani kehidupan sehari-hari yang bersih dan sehat. Namun demikian, fakta menunjukkan bahwa tiga desa di Aceh Tengah memiliki kesulitan akses terhadap air bersih, sehingga menjadi perhatian serius pemerintah melalui program penyediaan air minum dan sanitasi pedesaan yang dilaksanakan berbasis masyarakat.

Pada bulan Juni 2021 saya berkesempatan melihat langsung pelaksanaan program tersebut. Desa yang dikunjungi berjauhan satu dengan lainnya, yaitu Desa Kemerleng di Kecamatan Linge, Gemboyah Kecamatan Linge, dan Desa Pilar Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah.

Desa yang paling jauh dikunjungi dari ibu kota kabupaten adalah Kemerleng yang waktu tempuhnya sekitar dua jam perjalanan. Pekerjaan masyarakat ratarata petani. Penghasilan utama penduduknya di bidang pertanian padi, kopi, serta beternak kerbau.

Sesampainya di Kemerleng, saya disambut oleh Sutuyo, Kurnia, M Jasa Siregar, dan beberapa tokoh masyarakat, dilanjutkan dengan pembahasan terhadap sistem penyediaan air minum (SPAM). Saat ini, seluruh masyarakat di desa ini masih mengonsumsi air minum dari sumber air yang mengalir dari aliran sungai dekat kampung. Air tersebut dialirkan dengan cara memakai selang dari sungai langsung ke rumah masyarakat, tanpa melalui proses pengendapan.

“Sungai dekat kampung tersebut juga menjadi salah satu alternatif lokasi buang hajat sebagian masyarakat setempat,” ungkap Sutuyo. Akvitas buang air besar sembarangan (BABS) di sungai menjadi salah satu faktor kualitas air sungai tercemar. Kondisi ini dapat meningkatkan kadar E-coli dan total coliform dalam air sungai sehingga tak layak untuk konsumsi, terlebih untuk air minum.

Dalam 1 gram tinja terkandung 1 miliar partikel virus infektif yang mampu bertahan hidup selama beberapa minggu pada suhu di bawah 10 derajat Celsius. Air bersih yang bersumber dari aliran sungai tersebut belum layak untuk dikonsumsi, meski untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari air bersih masyarakat terpaksa mengonsumsi air tersebut. Air merupakan zat yang paling penting dalam kehidupan, selain sinar matahari dan udara bersih. Persyaratan air bersih dan air minum sudah harus sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan pemerintah.

Air minum aman bagi kesehatan apabila telah memenuhi syarat secara fisik, kimia, dan mikrobiologi. Parameter wajib penentuan kualitas air minum secara mikrobiologi adalah total bakteri Coliform dan Escherichia Coli. Penyakit berbasis lingkungan seperti diare akan mucul jika air yang dikonsumsi dalam air minum tidak melalui tahap dan prosedur yang sesuai.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved