Breaking News:

Berita Banda Aceh

Dana Otsus Aceh Berakhir 2027, Politisi Golkar Yakin Tetap Diperpanjang Pusat Seperti Papua

“Dana Otsus Aceh itu pasti diperpanjang, sama dengan Papua yang kemarin juga sudah diperpanjang,” kata Andi Sinulingga.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Mursal Ismail
Serambinews.com
Andi Sinulingga, Politikus Golkar 

Dana Otsus Aceh itu pasti diperpanjang, sama dengan Papua yang kemarin juga sudah diperpanjang,” kata Andi Sinulingga.  

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Politisi Partai Golkar, Andi Sinulingga, mengaku pemerintah pusat tetap akan memperpanjang pemberian dana transfer otonomi khusus (otsus) untuk Provinsi Aceh.

Hal ini seperti yang dilakukan untuk Papua.

Andi Sinulingga menyampaikan hal ini ketika menjawab Serambinews.com, Jumat (6/8/2021) saat diminta tanggapannya soal nasib dana otsus Aceh yang akan berakhir pada tahun 2027.

Dana Otsus Aceh itu pasti diperpanjang, sama dengan Papua yang kemarin juga sudah diperpanjang,” kata Andi Sinulingga.  

Sebab mulai tahun depan (2023), penerimaan Aceh dari dana otsus mulai mengecil, dari selama ini 2% (sejak 2008) menjadi 1% dari DAU. 

Baca juga: Dek Gam Dukung Langkah Mahfud MD Usut Dugaan Penyalahgunaan Dana Otsus Aceh

Sementara disisi lain Pemerintahan Aceh belum menyiapkan langkah-langkah strategis untuk melobi pemerintah pusat agar dana otsus diperpanjang sebelum berakhir pada tahun 2027.

“Hanya saja perlu catatan jika diperpanjang, seperti apa pemanfaatan uangnya? Jangan sampai seperti selama ini, uangnya habis, tapi bentuknya tidak terlihat signifikan, terlalu banyak menguap tidak berguna,” tambahnya.

Andi menyarankan Pemerintah Aceh perlu membuat blueprint pembangunan Aceh untuk 24 tahun ke depan.

Tujuannya, agar tata kelola pembangunan bisa terarah dan anggaran yang digunakan tepat sasaran.

“Saran saya Pemerintah Aceh itu bikin cetak biru (blueprint) pembangunan Aceh untuk 25 tahun ke depan yang anggarannya disiapkan oleh pemerintah pusat.

Dengan begitu arah penggunaan dana jadi jelas sasarannya dari awal,” katanya.

Baca juga: Bupati dan DPRK Sepakat Perjuangkan Dana Otsus Aceh Menjadi Abadi, Jangan Kalah dari Papua

Hal itu disampaikan karena selama ini penggunaan anggaran oleh pemerintah banyak tidak tepat sasaran, terutama dana transfer otsus Aceh. Seperti yang terungkap dalam rapat pertanggungjawaban APBA 2020.  

“Kita selama ini kan ngomongnya uang dan uang, sementara uang itu mau digunakan untuk apa tidak jelas arahnya.

Arah penggunaan uang itu yang harus diperjelas oleh elite-elite politik Aceh bersama pemerintah,” tegas staff khusus Ketua MPR RI ini. (*)  

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved