Pelatihan
Disdik Aceh Latih 3.000 Tenaga Kependidikan Secara Daring
Tenaga Pendidikan kita sudah sangat lama tidak mendapat pendidikan dan pelatihan, sesuai bidang jenis pendidikannya untuk mendukung dan mengkuatkan op
Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Herianto I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dinas Pendidikan Aceh bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan MKKS SMK melaksanakan pelatihan tenaga kependidikan sekolah sebanyak 3.000 orang.
Pelatihan ini dilakukan secara daring mulai tanggal 2 Agustus-15 September 2021 mendatang, melalui 8 gelombang.
Pelatihan ini tujuannya untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) para tenaga kependidikan di SMA dan SMK, dalam rangka menunjang peningkatan mutu Pendidikan di sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Ir Al Hudri MM melalui Kepala Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan, Muksalmina Jumat (6/8/2021) di Banda Aceh mengatakan pelatihan peningkatan SDM ini dilakukan bagi semua yang menerima pembayaran gaji dari Pemerintah Aceh.
"Tenaga Pendidikan kita sudah sangat lama tidak mendapat pendidikan dan pelatihan, sesuai bidang jenis pendidikannya untuk mendukung dan mengkuatkan operasional satuan pendidikan di sekolahnya masing-masing. Para tenaga kependidikan yang sedang kita latih dan tingkatkan kemampuan kerjanya ini," kata Muksalmina.
• Disdik Aceh Keluarkan Intruksi Belajar untuk PPKM Level 3
Menurutnya tenaga kependidikan yang dilatih dari berbagai jenis profesi, seperti tenaga administrasi sekolah, tenaga perpustakaan, tenaga laboratorium sekolah, tenaga teknisi dan lainnya.
Sedangkan narasumber yang untuk melatih 3.000 orang tenaga kependidikan tersebut berasal dari para pengajar dari UIN, Ar-Raniry dan tenaga kependidikan Disdik Aceh yang berprestasi.
Pelatihan ini, sebut Muksalmina, dibagi dalam 8 gelombang dengan pola 32 JP, yang diawali dengan pre test dan diakhiri dengan post test.
Diharapkan semua tenaga kependidikan yang mengikuti pelatihan ini, mengikutinya dengan serius.
Dalam pre test dan pos test nanti, ada yang tidak lulus, maka ia diharuskan mengulang kembali pelatihannya.
“Bagi yang tidak mengikuti pelatihan ini , maka yang bersangkutan tidak akan dikontrak lagi untuk bertugas di sekolah negeri, karena tidak memiliki standar keahlian yang diharapkan,” ujar Muksalmina.
• Disdik Aceh Latih 7 Ribu Guru Non PNS untuk Persiapan Tes PPPK
Pelatihan peningkatan SDM bagi tenaga kependidikan, kata Muksalmina, adalah untuk menunjang upaya sekolah terus meningkatkan prestasi kerja dalam pelaksanaan dan pelayanan tenaga kependidikan untuk kemajuan dan perkembangan sekolah yang sehat dan bagus, sehingga melahirkan lulusan siswa-siswi yang berkualitas.
Peningktan mutu pendidikan siswa sekolah SMA dan SMK itu, kata Muksalmina, harus dilakukan dari berbagai sisi yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Untuk peningkatan guru non PNS yang mengajar di sekolah SMA, SMK dan SLB, Disdik Aceh telah beberapa kali melakukan pelatihan dan Uji Kompetesi Guru (UKG).
Bahkan untuk memudahkan guru bisa menjawab soal-soal untuk bisa lulus menjadi lulus menjadi guru PPPK tahun 2021 ini, Disdik Aceh juga, telah memberikan bimbingan pelatih kepada guru non PNS tersebut.
Artinya, untuk mengubah status para guru non PNS menjadi guru PPK, kata Muksalmina, Disdik Aceh selalu berupaya agar para guru non PNS yang mengajar di ratusan sekolah SMA dan SMK negeri di daerah ini, agar penerimaan dan pendapatan bulanannya bisa lebih besar lagi, untuk kesejahteraan hidup bersama keluarganya kelak.
Tenaga kependidikan dan guru non PNS yang mengajar di sekolah SMA, SMK dan SLB di Aceh, kemampuan dan mutu mengajarnya harus standar.
Yang masih berada di bawah standar, dicoba bimbing lagi, sampai gradenya bisa berada pada mutu yang standar.
“Kalau sudah berulang kali dilatih, tapi yang bersangkutan sudah tidak bisa masuk dalam katagori standar, berarti bukan Disdik Aceh lagi yang tidak merespons untuk peningkatan SDM nya, tapi ia pribadi yang tidak bisa mengikuti sistem yang harus dia jalankan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai seorang guru dan tenaga kependidikan professional,” ujar Muksalmina.(*)
Baca juga: PLN Unit Induk Wilayah Aceh Serahkan Bantuan Rumah Produksi Sambal Goreng Kentang ke UMKM Banda Aceh
Baca juga: Motif Pria Bunuh Kakek, Nenek dan Cucu di Kebun Sawit, Pelaku Sakit Hati Dihina saat Pinjam Uang
Baca juga: Kapolres & Ketua Bhayangkari Langsa Serahkan Kunci Rumah kepada Janda Miskin, Usai Rumahnya Dibedah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/plt-kabid-gtk-disdik-aceh-muksalmina-spd-mpd.jpg)