Breaking News:

Salam

Sekolah Tatap Muka Seharusnya Dibatasi

Aceh mencatat kasus konfirmasi harian tertinggi sepanjang masa pandemi Covid- 19

Editor: bakri
For. Serambinews.com
Jubir Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani atau SAG. 

Berdasarkan laporan dari tim di lapangan, jelas Safrizal, kasus Covid-19 di Pulau Sumatra termasuk Aceh dalam seminggu terakhir sedang terjadi peningkatan.

"Bahkan, kemarin pusat perawatan dipenuhi oleh pasien yang bergejala," katanya.

Jika masyarakat tidak waspada, kondisi ini akan membuat tren kasus di Aceh semakin tinggi.

Bahkan, tak menutup kemungkinan virus varian baru seperti virus Delta akan ditemukan di Aceh.

"Mungkin secara butki belum ada karena hasil laboratorium belum ada, tapi saya khawatir sudah ada di tempat kita. Kita tidak boleh lengah, jangan anggap ini sudah normal, belum. Jangan terlena, nanti terjadi lonjakan," harap Safrizal.

Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro yang baru saja dilakukan pemerintah harus benar-benar dipatuhi masyarakat.

Sebab, pemerintah menerapkan kebijakan itu bukan tanpa alasan, tentu karena kondisi pandemi yang belum mereda.

"Ini juga penting diedukasi ke masyarakat. Kalau kita tidak patuh PPKM, saya khawatir pandemi ini akan berkepanjangan dan kasusnya bertambah lagi. Kita tentu ingin kondisi segera normal."

IDI mengingatkan perlunya penguatan dari otoritas pemerintah untuk terus memberi informasi kepada masyarakat.

"Kita harus terus melakuka edukasi agar masyarakat tidak bingung dengan kondisi ini. Tampaknya keadaan biasa saja, tapi kasusnya kok meningkat terus. Ini yang perlu kita sampaikan."

Terkait dengan belajar tatap muka, sebulan lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pembukaan kegiatan sekolah tatap muka dilakukan secara sangat hati- hati, mengingat kasus infeksi Corona masih melonjak di beberapa daerah.

Karena itulah, kegiatan belajar tatap muka yang sebelumnya diizinkan 50 persen, diperketat lagi menjadi hanya 25 persen jam tatap muka.

"Sekolah hanya boleh dilakukan maksimal dua jam setiap harinya dan tidak boleh lebih dari dua hari selama seminggu. Opsi menghadirkan anak ke sekolah tetap ditentukan oleh orang tua. Dan semua guru sudah harus selesai divaksinasi sebelum dimulai," kata Menkes Budi Gunadi Sadikin.

Akan tetapi, kenyataannya di Aceh banyak sekolah yang menggelar belajar tatap muka 100 persen dan sebagian besar guru belum divaksin. Nah?!

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved