Internasional
Arab Saudi Hancurkan Dua Drone Jebakan Milisi Houthi
Serangan dua drone atau pesawat tak berawak jebakan yang diluncurkan oleh milisi Houthi di Yaman berhasil dicegat dan dihancurkan sebelum sampai sasa
SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Serangan dua drone atau pesawat tak berawak jebakan yang diluncurkan oleh milisi Houthi di Yaman berhasil dicegat dan dihancurkan sebelum sampai sasaran di Arab Saudi.
Sistem pertahanan udara Arab Saudi terus memantau Serangan drone milisi Houthi, sehingga berhasil diledakkan di udara.
Dalam sebuah pernyataan yang diposting di Twitter oleh TV pemerintah Saudi AL Ekhbariyah dan Saudi Press Agency (SPA), Koalisi Senin (9/8/2021) melaporkan serangan ditujukan ke kota Khamis Mushait.
"Milisi Houthi dengan sengaja menargetkan sasaran sipil dan warga sipil," kata pernyataan itu.
Houthi yang didukung Iran telah berulang kali menyerang berbagai sasaran di Arab Saudi dengan rudal balistik, drone bersenjata, dan roket berulang kali.
Baca juga: OKI Kecam Serangan Milisi Houthi ke Kota Arab Saudi Selatan
Serangan terbaru datang dalam menghadapi upaya oleh PBB untuk menengahi perjanjian damai antara milisi Houthi dan pemerintah Yaman.
Sementara, milisi Houthi yang didukung Iran pada Minggu (8/8/2021) mengecam utusan khusus PBB yang baru untuk Yaman hanya dua hari setelah dia mulai bekerja.
Penunjukan diplomat veteran Swedia Hans Grundberg pada Jumat (6/8/2021) disambut secara luas oleh masyarakat internasional.
Termasuk Arab Saudi, di tengah harapan baru untuk mengakhiri perang tujuh tahun.
Tetapi kepala negosiator Houthi Mohammed Abdulsalam mengatakan kelompok itu tidak memiliki rencana untuk bertemu dengan utusan baru.
Baca juga: Mahasiswa Yaman Kecam Milisi Houthi, Gara-gara Minta Gaji Pegawai Dinaikkan, Profesor Ditembak Mati
Dia menilai pertemuan seperti itu tidak akan ada gunanya karena Grundberg tidak memiliki apa-apa di tangannya.
Sebuah inisiatif yang dipimpin PBB untuk gencatan senjata dan pencabutan pembatasan laut dan udara yang diberlakukan oleh koalisi Arab di daerah-daerah yang dikuasai Houthi telah terhenti.
Koalisi sedang mencari kesepakatan simultan, tetapi Houthi menuntut pembukaan kembali segera bandara Sanaa.
Sehingga, memungkinkan penerbangan ke dan dari Iran, yang memasok mereka dengan senjata dan amunisi.(*)
Baca juga: Milisi Houthi Serang Drone Bersenjata ke Kapal Barang Arab Saudi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/drone-milisi-houthi-ditujukan-ke-arab-saudi.jpg)