Breaking News:

Banda Aceh PPKM Level 4

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, mengatakan, Kota Banda Aceh saat ini telah masuk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Aminullah Usman, Wali Kota Banda Aceh 

BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, mengatakan, Kota Banda Aceh saat ini telah masuk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 atau Insiden Sangat Tinggi penularan Covid-19.

“Banda Aceh mulai hari ini (kemarin-red) sudah masuk dalam level 4. Untuk itu saya meminta kepada seluruh warga Banda Aceh harus lebih waspada dan patuhi protokol kesehatan,” harap Aminullah.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota saat meninjau proses vaksinasi tahap ketiga untuk tenaga kesehatan (nakes) Kota Banda Aceh, Selasa (10/8/2021) di Dinas Kesehatan (Dinkes), kawasan Sukaramai, Kecamatan Baiturrahman.

Ia mengatakan, pada saat Banda Aceh berada di level 3, tingkat penularan virus itu cukup luar biasa. Rata-rata dalam sepekan ada 65 orang yang positif Covid-19, meninggal 2 jiwa per hari, dan terpapar positif ada 3 orang per hari.

Oleh karena itu, ia kembali mengingatkan agar masyarakat terus disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan (protkes) dan mengurangi interaksi sosial.

Sementara dalam kegiatan vaksinasi untuk para nakes kemarin, Aminullah membawa langsung vaksin dosis ketiga jenis Moderna. Kegiatan berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan. Wali Kota hadir didampingi Kepala Dinas Kesehatan Lukman dan jajaran lainnya.

Aminullah mengungkapkan kegiatan vaksin ketiga dilaksanakan sebagai booster bagi mereka yang berada di garda terdepan dalam penanggulangan Covid-19. “Alhamdulillah, Pemko Banda Aceh kembali melaksanakan kegiatan vaksin yang ketiga bagi tenaga kesehatan dengan vaksin jenis Moderna,” ujarnya.

Aminullah mengharapkan, dengan melakukan vaksin ketiga tersebut, para nakes memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat lagi. “Selama ini sering kita lihat nakes banyak yang positif dan terimbas Covid-19," sebutnya.

Kepala Dinas Kesehatan, Lukman, mengatakan, kegiatan vaksinasi itu akan berlangsung selama tiga hari ke depan. Sasaran vaksin Moderna untuk nakes sebanyak 4.760 sesuai dosis yang diterima. “Vaksin Moderna ketiga ini dimaksudkan untuk membantu para tenaga kesehatan sebagai pertahanan utama yang bergerak di garda terdepan dan menangani langsung pasien dan setiap saat berhadapan dengan virus berbahaya tersebut,” ujarnya.

Dalam upaya mendukung percepatan vaksinasi Covid-19 di Kota Banda Aceh, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banda Aceh memberikan kemudahan dan percepatan dalam pelayanan pengurusan Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik.

Hal tersebut disampaikan Kepala Disdukcapil Kota Banda Aceh, Dra Emila Sovayana dalam keterangan tertulis yang diterima Serambi, Rabu (11/8/2021). Dikatakan, kecepatan dan kemudahan dalam memberikan  pelayanan kepada masyarakat oleh Disdukcapil Banda Aceh tidak terlepas atas dorongan dari Wali Kota Banda Aceh H Aminullah Usman SE Ak MM dalam upaya mempercepat vaksinasi di Kota Banda Aceh.

Dikatakan Emila, untuk persyaratan pembuatan KTP  tidak diperlukan surat vaksin, tetapi untuk melakukan vaksin Covid-19 diperlukan NIK, KTP atau KIA untuk pendataan masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi.

“Ada gambar tulisan yang sempat viral di media sosial bahwa perlu surat vaksin untuk pembuatan KTP, itu merupakan hal yang keliru karena tidak ada persyaratan tambahan dalam pembuatan NIK atau KTP elektronik sehingga kita pastikan bahwa informasi tersebut hoaks,” terang Emila.

Saat ini, untuk mengurus semua dokumen kependudukan dan pencatatan sipil di Disdukcapil Kota Banda Aceh tidak mempersyaratkan surat vaksin. Oleh karena itu, Emila mengajak warga Kota Banda Aceh yang belum memiliki NIK atau KTP agar segera melakukan pengurusannya sehingga bisa cepat mendapatkan vaksinasi.(mir/una)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved