Breaking News:

Ramli MS Minta Keuchik Jadi Pelopor Antinarkoba

Sebagai upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Aceh Barat, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) setempat menggelar sosialisasi

Editor: bakri
For Serambinews.com
Bupati Aceh Barat Ramli MS saat membuka Sosialisasi Anti Narkotika dan Wawasan Kebangsaan bagi keuchik di Aula Bappeda Aceh Barat, Meulaboh, Rabu (11/8/2021) 

MEULABOH - Sebagai upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Aceh Barat, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) setempat menggelar sosialisasi antinarkotika dan wawasan kebangsaan bagi para keuchik di Aula Bappeda, Meulaboh, Rabu (11/8/2021). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Aceh Barat, Ramli MS.

Bupati Aceh Barat, H Ramli MS dalam kesempatan itu mengatakan, kegiatan tersebut dinilai penting dilaksanakan secara rutin guna mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkotika di tingkat desa. Dengan adanya edukasi yang baik melalui aparatur desa diharapkan masyarakat bisa mendapatkan pengetahuan tentang bahaya narkoba bagi dirinya dan keluarga.

“Keuchik merupakan pelindung rakyat yang ada di desa. Untuk itu jadilah pelopor gerakan antinarkoba bagi masyarakat dan bantulah kepolisian dalam memberantas peredaran narkoba di Aceh Barat,” harap Ramli MS.

Ia juga menegaskan bahwa apabila ada keuchik yang terindikasi memakai narkoba, pihaknya tidak segan-segan untuk memberi sanksi tegas bahkan sampai ke tingkat pemecatan.

"Kami akan tindak tegas dan tidak akan mentolerir siapa saja yang disinyalir memakai narkoba di kalangan ASN," imbuhnya

Selain itu, ia juga meminta kepada para keuchik agar dapat membuka lapangan pekerjaan bagi warganya. Dengan melakukan hal-hal yang produktif diharapkan dapat mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba di desa masing-masing.

Narkotika merupakan salah satu masalah serius bagi bangsa ini yang membutuhkan perhatian khusus dari semua elemen guna memberantas peredaran narkoba, khususnya di Aceh Barat. Narkotika mampu menggoyahkan rasa nasionalisme sekaligus melunturkan nilai-nilai kemanusiaan bagi anak bangsa, sehingga mengubah tatanan kehidupan sosial pada masyarakat.

Ia menambahkan, narkotika sering disalahgunakan oleh masyarakat untuk menghilangkan stres terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi. Oleh sebab itu, penyalahgunaan narkoba tidak hanya dilakukan oleh pengangguran semata, namun telah merambah kepada para profesional, pengusaha, mahasiswa, pelajar, bahkan sampai kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang seyogyanya menjadi pelopor dalam memberantas peredaran narkoba. "Ini bukanlah persoalan kecil, karena dampaknya akan sangat besar bagi generasi penerus bangsa kelak," sebutnya.

Ramli MS mengatakan, banyak masyarakat yang terkontaminasi dengan narkotika disebabkan  kurangnya pemahaman agama. Di sinilah peran pemerintah sangat dibutuhkan, yakni memberikan edukasi serta sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba yang dilandasi dengan nilai-nilai agama.

Sementara Ketua Pelaksana Harian BNK Aceh Barat Abdurrani, mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap tahun guna memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya narkoba.

Kegiatan ini dihadiri oleh 100 keuchik yang tersebar di semua kecamatan di Aceh Barat. Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur forkopimda Kabupaten Aceh Barat, Kepala Badan Kesbangpol Aceh Barat, pengurus BNK Aceh Barat, serta para keuchik.(c45)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved