Video

VIDEO Duel Maut di Hutan Singkil Libatkan Ayah, Anak, Menantu dan Kakak Adik

Kapolres Aceh Singkil, AKBP Iin Maryudi Helman, melalui Kasat Reskrim Iptu Noca Triyananto, mengatakan proses pemeriksaan duel maut di hutan.

SERAMBINEWS.COM - Kapolres Aceh Singkil, AKBP Iin Maryudi Helman, melalui Kasat Reskrim Iptu Noca Triyananto, mengatakan proses pemeriksaan duel maut di hutan masih berlanjut.

Terutama untuk mendalami modusnya.

"Modus masih kami dalami. Proses pemeriksaan masih lanjut," kata Iptu Noca, Rabu (11/8/201).

Kasat Reskrim menceritakan peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 10 Agustus 2021 sekira pukul 08.00 WIB di Desa Teluk Rumbia, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil.

Kala itu Eko Handayani bersama Awaludin sedang berada di hutan mengambil kayu.

Kemudian tiba Bangun Angkat bersama empat anaknya, yaitu Gondo, Andi, Agus dan Syahrudin menjumpai korban (Eko Handayani dan Sawaludin) dan melakukan penganiayaan ringan.

Korban Eko Handayani dan Sawaludin, pergi dari lokasi penganiayaan hingga bertemu Kamilin.

Dalam pertemuan tersebut Kamilin menanyakan kejadian yang dialami Eko dan Swaludin.

"Korban mengatakan dikeroyok setelah itu saudara Kamilin menyampaikan kepada korban untuk membalas dengan membawa parang bersama saudara Awaludin," jelas Noca.

Setelah bertemu Bangun Angkat dan anaknya terjadilah pertengkaran sampai saling menebas dengan menggunakan parang sehingga menyebabkan Eko Handayani mengalami luka parah.

Luka senjata tajam itu menyebabkan Eko Handayani meregang nyawa.

Baca juga: Tak Ada yang Melapor Kehilangan, Mayat yang Ditemukan di Irigasi Aceh Besar Akhirnya Dikebumikan

Baca juga: Ayah Ayu Ting Ting Sebut Ada Haters Lain selain Kartika Damayanti, Punya Jabatan dan Tahu Lokasinya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved