Breaking News:

Narkoba

Mabes Polri Limpahkan Kasus Kepemilikan 1,2 Ton Sabu Beserta 7 Tersangka ke Kejati Aceh

Kepala Kejati Aceh, Muhammad Yusuf dalam konferensi pers mengatakan dalam kasus itu ada 10 tersangka yang terlibat. Tujuh orang di antaranya dihadirka

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/MASRIZAL
Kajati Aceh Muhammad Yusuf memerlihatkan sebagian sabu-sabu dalam konferensi pers di kantornya, Senin (16/8/2021). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Penyidik Mabes Polri melimpahkan kasus kepemilikan 1,2 ton sabu-sabu yang ditangkap di Aceh Barat pada April 2021 ke Kejaksaan Tinggi atau Kejati Aceh dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Barat.

Pelimpahan para tersangka dan barang bukti dilakukan di Kantor Kejati Aceh, Senin (16/8/2021). Para tersangka didatangkan langsung dari Jakarta.

Kepala Kejati Aceh, Muhammad Yusuf dalam konferensi pers mengatakan dalam kasus itu ada 10 tersangka yang terlibat. Tujuh orang di antaranya dihadirkan langsung saat pelimpahan.

Sedangkan tiga tersangka lainnya merupakan narapidana kasus narkoba di LP Nusakambangan di Jawa Timur dan LP Bandung di Jawa Barat sehingga tidak bisa dihadirkan saat pelimpahan.

Berhasil Tangkap Pelaku Narkoba dengan BB Sabu 100 Kg, LAN Aceh Timur Minta Dihukum Seberat-beratnya

Dalam konferensi pers itu juga diperlihatkan sebagian barang bukti sabu-sabu yang diamankan untuk diajukan ke pengadilan. Sedangkan sisanya sudah dimusnahkan.

Kasus itu diungkap oleh tim gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dengan Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh bersama Kanwil Bea Cukai Aceh dan Satgassus Polri.

Tiga Tersangka Kasus Penyelundupan Sabu Tujuh Kg Jadi Saksi Untuk Temannya

Setelah dilakukan pelimpahan, para tersangka akan ditahan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Banda Aceh di kawasan Desa Kajhu, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar.

"Dalam minggu ini kita akan limpahkan ke Pengadilan Negeri Aceh Barat. Tersangka diancam hukuman mati," ujar Kasipidum dan Kasi Intel Kejari Aceh Barat.

Turut hadir dalam konferensi pers tersebut Aspidum Jamaluddin, para kasi dari Kejari Aceh Barat dan penyidik Mabes Polri. Pelimpahan kasus narkoba dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved