Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Bupati Aceh Tengah Luncurkan Empat Inovasi Layanan Kependudukan

Dengan hadirnya empat inovasi terbaru ini, diharapkan semakin memudahkan masyarakat mengurus administrasi kependudukan.

Penulis: Mahyadi | Editor: Taufik Hidayat
Foto kiriman warga
Kepala Kantor Pos Lhokseumawe, Hasbullah menandatangani perjanjian kerjasama layanan pengantaran dokumen Adminduk dengan Dinas Dukcapil disaksikan Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar, Selasa (17/8/2021). 

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Momen peringatan Hari Kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia tahun 2021, dimanfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah untuk meluncurkan empat inovasi pelayanan publik khususnya di bidang administrasi kependudukan.

Peluncuran ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Disdukcapil Aceh Tengah dengan Kantor Pos Cabang Lhokseumawe, BPJS Kesehatan Cabang Aceh Tengah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, RSU Datu Beru dan RSU Fandika, Selasa (17/08/2021) usai pelaksanaan pengibaran Bendera Merah Putih di lapangan Setdakab Aceh Tengah.

Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar turut menyaksikan penandatanganan kerjasama non pemanfaatan data tersebut, sekaligus meluncurkan secara resmi keempat inovasi.

"Dengan hadirnya empat inovasi terbaru ini, diharapkan semakin memudahkan masyarakat mengurus administrasi kependudukan," ungkap Shabela.

Menurutnya pembaruan pelayanan perlu terus dilakukan seiring dengan tuntutan kebutuhan masyarakat. "Terlebih penyesuaian dengan kondisi yang masih dilanda pandemi Covid-19," ujarnya.

Kadisdukcapil Aceh Tengah, Mustafa Kamal secara rinci menjelaskan keempat inovasi tersebut diantaranya kerjasama Disdukcapil dengan Kantor Pos berwujud inovasi Tuan POS  atau singkatan dari Tunggu Diantar Pak Pos.

Baca juga: Gadis Keterbelakangan Mental Hamil 4 Bulan Dirudapaksa Pemulung, Pelaku Sudah Punya Istri dan Anak

Baca juga: Singapura Bersiap Hidup dan Mati dengan Covid-19 dalam Jangka Panjang, Samakan dengan Penyakit Lain

Baca juga: FAKTA Oknum Polisi Mengamuk di RS Bawa Senjata, Pecahkan Kaca Sebut Mertuanya Meninggal Dicovidkan

"Masyarakat dapat memanfaatkan jasa pos untuk mendapatkan dokumen kependudukan yang sudah selesai dengan diantar langsung ke rumah-rumah warga," jelasnya.

Sedangkan kerjasama Disdukcapil dengan BPJS Kesehatan untuk memudahkan konsolidasi data masyarakat yang kerab mengalami kendala karena datanya tidak aktif atau lainnya sehingga melalui inovasi ini diharapkan akses ke fasilitas kesehatan masyarakat dapat berjalan semakin lancar.

Berikutnya kerjasama Disdukcapil dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terkait perbaikan data penduduk yang tidak sesuai dengan akta kelahiran anak dan ataupun sebaliknya, 

"Diharapkan semakin memudahkan masyarakat untuk melakukan perbaikan dokumen kependudukan," lanjutnya.

Baca juga: Korban Tewas Gempa Haiti Capai 1.419 Orang, Lebih 6.900 Orang Terluka, Badai Tropis Mengancam

Baca juga: VIDEO - Terjebak Cuaca Buruk, Sembilan Wisatawan Langsa Tersesat di Tamsar 27

Terakhir, kerjasama Disdukcapil dengan RSU Datu Beru dan RSU Fandika berwujud satu inovasi diberi nama "Alibata" atau anak lahir bawa pulang akta. 

Melalui inovasi ini, setiap ada kelahiran baru di rumah sakit, pihak keluarga bisa langsung mendapatkan Kartu Keluarga  (KK) dan Akta kelahiran si buah hati tanpa harus mengurus sendiri dokumennya.

"Dinas Dukcapil terus berupaya memberikan pelayanan terbaik yang membahagiakan masyarakat, dan keempat inovasi ini merupakan bagian dari upaya tersebut," demikian Mustafa Kamal.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved