Sabtu, 11 April 2026

Internasional

Jerman, Inggris dan Swedia Tata Ulang Bantuan ke Afghanistan

Pemerintah Jerman mulai menghentikan bantuan pembangunan ke Afghanistan atas pengambilalihan Taliban. Bantuan itu merupakan sumber pendanaan penting

Editor: M Nur Pakar
AFP/Hoshang Hashimi
Pejuang Taliban dengan pikap bergerak di sekitar area pasar, bergabung besama warga setempat di Kote Sangi, Kabul, Afghanistan, Selasa (17/8/2021). 

SERAMBINEWS.COM, BERLIN - Pemerintah Jerman mulai menghentikan bantuan pembangunan ke Afghanistan atas pengambilalihan Taliban.

Bantuan itu merupakan sumber pendanaan penting bagi negara itu.

Taliban masih terus memproyeksikan versi yang lebih ringan diri mereka sendiri.

Dilansir AP, Selasa (17/8/2021). Taliban ingin memastikan uang bantuan dari luar negeri terus mengalir.

Tetap, jerman tetap menangguhkan bantuan pembangunan ke Afghanistan.

Diperkirakan mencapai 250 juta euro atau sekitar Rp 4,2 triliun untuk tahun 2021.

Baca juga: Amerika Serikat Sebut Taliban Tidak Lebih Sebulan Kuasai Pemerintahan Afghanistan

Pendanaan lainnya secara terpisah digunakan untuk layanan keamanan dan bantuan kemanusiaan.

Swedia mengindikasikan akan memperlambat bantuan ke negara itu.

Tetapi Inggris berkomitmen untuk meningkatkannya.

Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab mengatakan bantuan kemanusiaan bisa meningkat 10%.

Dia mengatakan anggaran bantuan akan dikonfigurasi ulang untuk tujuan pembangunan dan kemanusiaan.

Ditambahkan, Taliban tidak akan mendapatkan uang yang sebelumnya dialokasikan untuk keamanan. (*)

Baca juga: Taliban Akan Bentuk Pemerintahan Islam Yang Terbuka dan Inklusif

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved