Breaking News:

Kembangkan Sepakbola Nasional, PSSI Gandeng Tujuh Universitas di Indonesia

Selain itu, juga ada perwakilan dari Asprov PSSI Sumatera Barat, Jawa Barat, DIY Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Editor: Imran Thayib
PSSI.ORG
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan melakukan penandatanganan kerja sama secara virtual dengan tujuh Universitas di Indonesia, Rabu (18/8/2021) siang. 

Menurut purnawirawan polisi berpangkat akhir Komisaris Jenderal itu, lingkungan kampus berpotensi menghasilkan pelatih dan instruktur pelatih yang berkualitas internasional.

Hal tersebut diperlukan karena, berdasarkan data PSSI, Indonesia hanya memiliki sekitar 7.000 pelatih sepak bola di semua level.

Tentu saja, jumlah itu dianggap sangat rendah mengingat penduduk Indonesia ada sekitar 270 juta jiwa.

Sementara terkait pemain, PSSI percaya dunia perguruan tinggi memiliki banyak bakat pesepak bola yang di antaranya bisa saja memperkuat tim nasional Indonesia.

"Mereka tak kalah kualitasnya dari pemain Liga 1," tutur Iriawan.

Soal sains olahraga, PSSI berharap bisa mendapatkan kesempatan untuk menggunakan fasilitas kampus yang berkaitan dengan itu.

Tentang beasiswa, Iriawan menyebutkan, bahwa itu akan disesuaikan dengan ketentuan perguruan tinggi tersebut.

"MoU ini penguatan kita bersama agar sepak bola Indonesia jadi cabang yang jadi kebanggaan nasional. Kami berharap hasil MoU bisa memerdekakan cabor sepak bola. Kita harus bersama dan bekerja sama, jangan sampai setelah MoU, implementasi tidak ada. Kami komitmen dan konsisten memajukan sepak bola Indonesia," kata Rektor Universitas Negeri Surabaya, Nurhasan.

Pihak kampus yang bekerja sama dengan PSSI pun menyatakan kesanggupan mereka untuk membantu peningkatan prestasi sepak bola nasional.

Rektor UNJ, Komarudin mengatakan, bahwa pihaknya dan enam perguruan tinggi lain mempersilakan PSSI untuk menggunakan semua fasilitas yang mereka miliki.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved