Breaking News:

Kemendagri

Parade Budaya Nusantara dan Perlombaan Tiktok Prokes 5M Jadi Inspriasi Hadapi Pandemi

Sementara itu, menurut catatan panitia lebih dari 29 provinsi berpartisipasi dalam gelaran tersebut. Mereka telah mengirimkan video yel-yel parade....

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Eddy Fitriadi
Tangkap layar video
Dirjen Pol dan PUM Kemendagri, Bahtiar. Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Pol & PUM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar berharap gelaran  “Lomba Tiktok gerakan 5M"  mendukung upaya bagaimana bisa 'survive' di tengah pandemi. 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Parade Budaya Nusantara dan Perlombaan TikTok Prokes 5M menjadi inspirasi dan penyemangat untuk melanjutkan upaya serta kebersamaan menghadapi pandemi dengan menerapkan protokol kesehatan. 

Parade Budaya Nusantara dan Perlombaan TikTok Prokes 5M diselenggarakan pada Rabu (18/8/2021). Kegiatan yang dilaksanakan Ditjen Pol & PUM bekerja sama dengan Paduan Suara Merah Putih (PSMP) secara virtual ini, untuk memeriahkan HUT Kemedekaan RI ke-76. 

Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Pol & PUM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar berharap gelaran  “Lomba TikTok Gerakan 5M"  mendukung upaya bagaimana bisa 'survive' di tengah pandemi.

Bahtiar menyampaikan apresiasinya kepada gelaran tersebut. Menurutnya, bangsa dan negara Indonesia sejak awal dibangun dengan fondasi berbasis budaya.

Hal ini telah membentuk karakter kepribadian bangsa yang tangguh dan semangat untuk bertahan dari segala ujian, termasuk dalam menghadapi pandemi Covid-19. 

Indonesia, lanjut Bahtiar, merupakan salah satu negara yang terbilang baik dalam menghadapi pandemi. Ini dibuktikan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi pada triwulan kedua 2021 sebanyak 7,07 persen. 

“Nah semua ini adalah produk budaya yang terbangun, peradaban dari sekian ribu tahun di wilayah negara kita, dan (kemudian) menjadi Indonesia,” kata Bahtiar. 

Sementara itu, menurut catatan panitia lebih dari 29 provinsi berpartisipasi dalam gelaran tersebut. Mereka telah mengirimkan video yel-yel parade nusantara.

Bahkan ada pula provinsi, dan kabupaten/kota yang mengirimkan lebih dari satu video.

Selain dari unsur pemerintah, masyarakat baik organisasi maupun personal turut ikut berpartisipasi menjadi peserta.

Tidak hanya masyarakat dalam negeri, partisipasi juga diberikan oleh Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di luar negeri, seperti Amerika Serikat, Prancis, Malaysia, dan beberapa negara lainnya. 

“Ini adalah acara yang saya pikir sangat inspiratif karena dilakukan di bulan kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76, dan menjadi penyemangat bagi kita untuk terus melanjutkan perjuangan membangun bangsa dan negara,” terang Bahtiar. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved