Breaking News:

Gula 2 Kg Hanya Rp 20.000, Pasar Murah Digelar di 84 Lokasi

Pemerintah Aceh kembali melaksanakan kegiatan Pasar Murah di 84 lokasi seluruh Aceh. Harga bahan pokok yang dijual dipastikan lebih

Editor: bakri
SERAMBI/HENDRI
Suasana pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Banda Aceh bersama Perum Bulog Kanwil Aceh, di Taman Bustanussalatin Banda Aceh 

BANDA ACEH - Pemerintah Aceh kembali melaksanakan kegiatan Pasar Murah di 84 lokasi seluruh Aceh. Harga bahan pokok yang dijual dipastikan lebih murah. Untuk gula pasir misalnya, harga jual untuk 2 kilogram hanya Rp 20.000.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh, Ir Mohd Tanwir MM kepada Serambi, Rabu (18/8/2021), mengatakan, kegiatan Pasar Murah itu dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia, Tahun Baru Islam 1443 Hijjriah, dan membantu masyarakat miskin di masa pandemi Covid-19.

Dalam kegiatan ini, Pemerintah Aceh bekerja sama dengan kabupaten/kota dan Bulog Aceh. Pasar murah dilaksanakan di 84 lokasi yang tersebar di 22 kabupaten/kota, mulai dari tanggal 19-25 Agustus 2021. “Ada lima komoditas yang akan dijual di lokasi Pasar Murah, yaitu beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, dan telur ayam ras,” sebut Mohd Tanwir.

Pasar Murah ini dia jelaskan, merupakan yang ketiga kalinya dilaksanakan Pemerintah Aceh sepanjang tahun 2021 ini. Dua sebelumnya dilaksanakan menjelang meugang puasa pada awal April, dan berikutnya menjelang Hari Raya Idhul Adha 1442 Hijjriah pada Juli lalu.

Pembukaan Pasar Murah akan dilaksanakan pada Kamis (19/8/2021) hari ini di Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, yang akan dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian, Ir Iskandar Syukri MM MT, mewakili Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT.

“Dalam pelaksanaan Pasar Murah ini, Pak Gubernur mengamanahkan kepada kami agar disiplin protokol kesehatan,” ujar Mohd Tanwir.

Untuk itu, di lokasi Pasar Murah akan ditempatkan personel satuan pengamanan, disediakan tempat cuci tangan, sabun, dan tisu, hand sanitizer,  penerapan jaga jarak, dan wajib pakai masker. Waktu pembelian juga diatur agar tidak menimbulkan kerumunan.

Mohd Tanwir juga menyebutkan, jumlah beras yang dijual dalam Pasar Murah ini keseluruhan mencapai 207 ton, gula pasir 207 ton, minyak goreng 107.200 liter, tepung terigu 46 ton, dan telur ayam sebanyak 699.200 butir. Pemenuhan barang-barang tersebut dia sebutkan menjadi tanggung jawab Bulog Aceh.

Sementara terkait harga, ia menyebutkan ada perbedaan harga antara wilayah daratan Aceh dengan daerah kepulauan. Untuk wilayah daratan, beras ukuran 10 Kg dijual Rp 85.000/sak, gula pasir 2 kg dijual Rp 20.000/bungkus, minyak goreng Bimoli ukuran 2 liter Rp 27.000/bungkus, tepung terigu segi tiga biru ukuran 1 kg Rp 8.000/bungkus, telur ayam ras 1 papan Rp 37.000 (30 butir).

Sedangkan untuk daerah kepualuan seperti Simeulue dan Sabang, beras dijual Rp 90.000/sak, gula pasir Rp 21.000/bungkus, minyak goreng Rp 28.000/bungkus, tepung terigu segi tiga biru Rp 9.000/bungkus dan telur ayam ras Rp 38.000 per papan.

“Harga itu lebih murah dari harga pasar karena sudah disubsidi oleh Pemerintah Aceh sebesar Rp 3.000 per komoditas dan Rp 250 untuk per butir telur,” sebut Mohd Tanwir.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh, Ir Mohd Tanwir MM menyebutkan, dalam pelaksanaan Pasar Murah kali ini, satu daerah yaitu Kota Banda Aceh memutuskan menunda pelaksanannya dengan alasan angka kasus Covid-19 yang terus meningkat.

“Untuk menekan peningkatan angka kasus covid,  Wali Kota Banda Acehtelah melaporkan kepada kami untuk menunda pelaksanaan Pasar Murah di daerahnya,” ujar Mohd Tanwir.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindag Kota Banda Aceh, Muhammad Nurdin yang dikonfirmasi tentang penundaan itu juga membenarkannya. Nurdin mengatakan, penundaan Pasar Murah dilakukan karena Kota Banda Aceh masuk dalam kegiatan PPKM level empat.

“Penundaan pelaksanaan Pasar Murah ini sudah kita sampaikan kepada Disperindag Aceh, setelah kita menerima surat Gubernur Aceh pada tanggal 5 Agustus 2021 lalu,” ucap Nurdin.(her)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved