Breaking News:

Luar Negeri

Inilah Mariam Putri Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, Hidup Bebas sebagai Seniman di New York City

Kondisinya kontras dengan pemerintahan Taliban yang keras terhadap perempuan dan anak perempuan di negara asalnya.

Editor: Faisal Zamzami
PAUL MARTINKA via NEW YORK POST
Mariam Ghani, menolak untuk menjawab pertanyaan dari seorang reporter di luar apartemennya, yang terletak di kawasan mewah di blok Clinton Hill yang tenang dan rindang.(PAUL MARTINKA via NEW YORK POST) 

SERAMBINEWS.COM, NEW YORK - Saat wanita Afghanistan dilanda ketakutan dengan kembalinya kekuasaan opresif Taliban, putri Presiden Ashraf Ghani yang diasingkan ditemukan menjalani kehidupan seniman di New York City.

Mariam Ghani, seorang seniman visual dan pembuat film, menikmati gaya hidup bebas di Brooklyn.

Kondisinya kontras dengan pemerintahan Taliban yang keras terhadap perempuan dan anak perempuan di negara asalnya.

New York Post mendatangainya pada Selasa (17/8/2021), beberapa hari setelah ayahnya meninggalkan negaranya dan warganya di bawah kendali kelompok militan ekstremis Taliban.

Dia menolak untuk menjawab pertanyaan dari seorang reporter di luar apartemennya, yang terletak di kawasan mewah di blok Clinton Hill yang tenang dan rindang.

Ayahnya yang seorang sebelumnya dipercaya sebagai pemimpin Afghanistan oleh Barat, menyelinap keluar dari istana kepresidenan pada Minggu (15/8/2021), bersama orang kepercayaannya.

Menurut kedutaan Rusia di Kabul, Ghani melarikan diri dengan empat kendaraan dan sebuah helikopter yang penuh dengan uang tunai.

Tujuan kepergiannya tidak segera terungkap.

Namun laporan terbaru menyebutnya berada di UEA, sementara Ghani membantah membawa uang dalam pengasingannya.

Dalam sebuah unggahan media sosial dari lokasi yang tidak diketahui, Ashraf Ghani (72 tahun), mengklaim bahwa dia telah melarikan diri untuk menyelamatkan nyawa.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved