Selasa, 5 Mei 2026

Luar Negeri

Taliban Umumkan Pembentukan Emirat Islam Afghanistan

Ia juga membagikan gambar (logo) pemerintahan, dengan bendera emirate tampak digabungkan dalam lambangnya.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
AFP
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid saat berpidato pada konferensi pers pertama di Kabul pada 17 Agustus 2021 setelah pengambilalihan Afghanistan oleh Taliban. (Foto: AFP) 

SERAMBINEWS.COM - Taliban mengumumkan pembentukan negara Emirat Islam Afghanistan, Kamis (19/8/2021).

Dikutip dari Russia Today, Juru Bicara Taliban, Zabiullah Mujahid, memposting pembentukan negara Afghanistan itu di Twitter, hari ini.

Ia juga membagikan gambar (logo) pemerintahan, dengan bendera emirate tampak digabungkan dalam lambangnya.

Pengumuman ini dikeluarkan kurang dari seminggu setelah jatuhnya ibu kota negara itu, Kabul,  ke tangan Taliban.

Mujahid juga menyatakan bahwa pendirian Emirat Islam Afghanistan dilakukan 102 tahun setelah Inggris melepaskan kendali atas negara itu.

Tanggal 19 Agustus diperingati sebagai hari libur nasional di Afghanistan, memperingati kemerdekaannya dari negara adidaya kolonial.

Kelompok ini telah lama menggunakan nama itu untuk menyebut diri mereka sendiri dalam komunikasi resmi.

Pada hari Minggu, Taliban mengklaim telah menguasai Kabul ketika Presiden Ashraf Ghani yang digulingkan melarikan diri, mencari perlindungan di UEA.

Baca juga: Mampu Kuasai Afghanistan dalam Waktu Singkat, Ternyata Taliban Punya Peralatan Militer Canggih

Baca juga: Evakuasi Warga dari Kabul Berlanjut,  Meski Taliban Janjikan Perdamaian

Dewan Penguasa

Pada bagian lain, seorang anggota senior Taliban mengatakan negara itu mungkin akan diperintah oleh dewan penguasa.

Disebutkan, pemimpin tertinggi Taliban, Haibatullah Akhundzada, kemungkinan akan bertanggung jawab secara keseluruhan nantinya.

Waheedullah Hashimi, komandan senior Taliban yang memiliki akses ke pengambilan keputusan kelompok inin, mengatakan, struktur kekuasaan akan memiliki kesamaan dengan Afghanistan saat Taliban berkuasa 1996-2001.

Sementara Mullah Omar akan tetap di balik layar, dan menyerahkan pemerintahan sehari-hari dalam suatu dewan.

Menurut Hashimi, Akhundzada akan menjadi ketua dewan , yang mirip dengan presiden negara itu.

"Mungkin wakilnya (Akhundzada) akan berperan sebagai 'presiden'," kata Hashimi, berbicara dalam bahasa Inggris, seperti dilansir dari The Straits Times.

Pemimpin tertinggi Taliban memiliki tiga wakil: Mawlavi Yaqoob, putra Mullah Omar; Sirajuddin Haqqani, pemimpin jaringan militan kuat Haqqani; dan Abdul Ghani Baradar, yang mengepalai kantor politik Taliban di Doha dan merupakan salah satu anggota pendiri kelompok tersebut.

Baradar dan pemimpin penting Taliban lainnya tiba di markas lama kelompok itu di Kandahar pada Rabu (18/8/2021).

Ini menandai kembalinya ke negara itu untuk pertama kalinya dalam lebih dari 10 tahun.

Seorang pejabat Taliban mengatakan para pemimpin akan menunjukkan diri mereka kepada dunia, tidak seperti di masa lalu ketika mereka hidup secara rahasia.

"Perlahan, secara bertahap, dunia akan melihat semua pemimpin kami," kata pejabat senior Taliban kepada Reuters.

Baradar, yang banyak diharapkan bisa memimpin pemerintahan kelompok itu, pernah tinggal di Doha, Qatar, di mana kelompok itu memiliki kantor politik.

Hashimi mengatakan,  banyak masalah tentang bagaimana Taliban akan menjalankan Afghanistan belum dipastikan, tetapi Afghanistan tidak akan menjadi negara demokrasi." katanya.

"Kami tidak akan membahas sistem politik seperti apa yang harus kami terapkan di Afghanistan karena sudah jelas. Itu hukum syariat dan itu saja,” katanya.

Hashimi mengatakan dia akan bergabung dengan pertemuan kepemimpinan Taliban yang akan membahas masalah pemerintahan akhir pekan ini. (Tribunnews.com/TST/Russia Today/Hasanah Samhudi)

Baca juga: VIDEO Juru Bicara Taliban Zabiullah Mujahid Tampil Perdana di Depan Publik

Baca juga: Bantuan Dana CSR dari FIF Group Selama Pandemi Capai Rp 39,01 Miliar

Baca juga: Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Ajak Pelaku UMKM Manfaatkan Layanan Digital di Masa Pandemi

 Tribunnews.com dengan judul Taliban Umumkan Pembentukan Emirat Islam Afghanistan, Dibentuk Dewan Penguasa

BACA BERITA AFGHANISTAN LAINNYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved