Breaking News:

Potret Buram Pendidikan di Pedalaman Sawang, 1 Kelas Hanya Diisi 4 Murid, Banyak yang Putus Sekolah

Berapa orang yang mau melanjutkan Pendidikan ke dayah, mohon dicatat. Dekati para orangtuanya dan minta dukungan. Nanti kasih tahu ke saya

Penulis: Yocerizal | Editor: Yocerizal
Serambinews.com
Para murid di SDN 25 di pedalaman Sawang berkumpul di ruang kelas yang belum dicor, saat menyambut kedatangan Anggota DPD RI, HM Fadhil Rahmi bersama rombongan, Rabu (18/8/2021). 

Laporan Yocerizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM - Potret buram kondisi pendidikan negeri ini masih banyak ditemui di daerah pedalaman Aceh.

Salah satunya di daerah pedalaman Sawang, Aceh Utara, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bener Meriah.

Di kawasan ini, tepatnya di Dusun Dama Buleuen (Araselo), Gampong Riseh Tunong terdapat satu sekolah, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 25.

Dari desa ke sekolah tersebut, butuh sekitar satu jam perjalanan naik kendaraan, membelah hutan dan kebun masyarakat setempat.

Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki selama 20 menit dengan mendaki dua puncak bukit.

Jarak tempuh yang jauh, jalan yang rusak, di tambah lagi faktor ekonomi, tergambar jelas dari minimnya anak didik di sekolah tersebut.

Baca juga: Taliban Bisa Kaya Raya, Ternyata Alam Afghanistan Simpan Kekayaan yang Sangat Besar

Baca juga: Badruzzaman Ismail Minta Gubernur Aceh Patuh pada Putusan Pengadilan,Terkait Posisi Ketua MAA

Baca juga: Demi Lindungi Bayi dari Tembakan Taliban, Ibu-ibu di Afghanistan Serahkan Anaknya ke Tentara AS

Betapa tidak, total jumlah murid di sekolah itu dari kelas 1 sampai 6 hanya sekitar 47 orang.

Artinya, bila dibagi rata, satu kelas hanya terdiri dari tujuh anak didik. Bahkan ada yang satu kelas hanya empat anak didik.

Potret pendidikan itu terungkap saat Anggota DPD RI, HM Fadhil Rahmi berkunjung ke sekolah tersebut pada Rabu (18/8/2021) kemarin.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved