Breaking News:

NasDem Rombak Pengurus Daerah

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Aceh di bawah kepemimpinan Teuku Taufiqulhadi

Editor: hasyim
SERAMBINEWS/MASRIZAL
Ketua DPW Partai NasDem Aceh, Teuku Taufiqulhadi (tengah) didampingi Sekretaris, Nahrawi Noerdin (tidak terlihat), serta dua wakil ketua Zulfikar Lidan (kiri) dan Ramdhana Lubis saat menyampaikan konferensi pers di D' Energy Cafe, kawasan Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (21/8/2021). 

BANDA ACEH - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Aceh di bawah kepemimpinan Teuku Taufiqulhadi  langsung melakukan gerakan restorasi dengan melakukan perombakan struktur kepengurusan partai di tingkat daerah dalam rangka persiapan Pemilu 2024.

Hal tersebut disampaikan Taufiqulhadi yang didampingi Sekretaris, Nahrawi Noerdin yang akrab disapa Toke Awi serta pengurus wilayah lainnya dalam konferensi pers di D' Energy Cafe, kawasan Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (21/8/2021).

"Tahap awal saya akan melakukan pendekatan dan silaturahmi sambil kami menyelesaikan struktur partai. Dari tingkat DPD hingga tingkat desa. Itu semua dalam rangka menghadapi pemilu yang akan datang," kata Taufiqulhadi.

Dalam kesempatan itu, Zulfikar Lidan, Wakil Ketua DPW Bidang Organisasi dan Keanggotaan menambahkan perombakan itu dilakukan kepada pengurus daerah yang tidak aktif. Tindakan itu dalam rangka melakukan perbaikan kepengurusan partai.

"Jika tingkat daerah bagus, tingkat kecamatan bagus, kita juga akan minta pengurus kecamatan untuk membuat struktur organisasi sampai tingkat desa. Dari situ kita bisa menyatakan mesin organisasi bagus. Sehingga kita bisa memasang target untuk tahun 2024," ujarnya.

Untuk Pemilu 2024, Wakil Ketua DPW Bidang Pemenangan Pemilu, Ramdhana Lubis mengungkapkan bahwa Partai NasDem memasang target besar yaitu  3-4 kursi untuk DPR RI, 10 kursi DPRA, dan 100 kursi DPRK dari 23 kabupaten/kota.

Menurut Ramadhana, penentuan target tersebut bukan tanpa dasar. Sebab, pada Pemilu 2014, NasDem Aceh pernah meraih 2 kursi di DPR RI, 8 kursi DPRA, dan 62 kursi di DPRK se Aceh. Sayangnya, partai tersebut gagal mempertahankan raihan kursi pada Pemilu 2019.

"Dengan potensi yang kita miliki hari ini, tidak menutup kemungkinan kita bisa melebihi dari target itu. Tentu Bapilu tidak bekerja sendiri, tapi semua bidang harus bekerja secara sinergis menyusun strategi. Saya berkeyakinan, tim ini cukup luar biasa karena itu kita memasang target besar ini," ungkapnya.(mas) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved