Breaking News:

Pandemi Covid-19 Masih Melanda, Puan: Angka Kematian Akibat Virus Corona Harus Jadi Evaluasi PPKM

Tapi harus menjadi perhatian bersama soal indikator angka kematian yang sampai sekarang masih cukup tinggi,” kata Puan

Editor: Nur Nihayati
KOMPAS.com/Sabrina Asril
Puan Maharani. 

Tapi harus menjadi perhatian bersama soal indikator angka kematian yang sampai sekarang masih cukup tinggi,” kata Puan  

SERAMBINEWS.COM - Pandemi covid-19 masih melanda. 

Semua masyarakat diimbau waspada dan melakukan berbagai upaya antisipasi.

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah menjadikan angka kematian akibat Covid-19 yang masih cukup tinggi sebagai bahan dalam melakukan evaluasi PPKM.

Hal ini menyusul berakhirnya masa perpanjangan PPKM Level 2 hingga 4 Jawa-Bali pada hari ini.

“Setelah PPKM diperpanjang, memang terlihat adanya tren penurunan penambahan kasus Covid-19.

Tapi harus menjadi perhatian bersama soal indikator angka kematian yang sampai sekarang masih cukup tinggi,” kata Puan di Jakarta, Senin (23/8/2021).

Berdasarkan data harian kasus Covid-19, angka kematian pasien masih berada di atas angka seribu orang per harinya meski penambahan kasus cenderung turun. Per 22 Agustus 2021, terdapat 1.030 pasien Covid yang meninggal dunia.

Puan menegaskan, angka kematian akibat Covid-19 yang tinggi masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan pemerintah.

Baca juga: Dewan Pertanyakan Proses Tender Ambulans Laut untuk Warga Pulo Aceh

Baca juga: 11 Siswa SMK Berprestasi di Abdya Ikut LKS Tingkat Aceh, Ini Pesan Kacabdisdik Aceh Wilayah Abdya

Baca juga: Sinopsis Ikatan Cinta Senin 23 Agustus 2021: Nasib Elsa, Vonis Hakim Dinilai Berat, Al dan Andin?

“Pemerintah harus bisa menekan kasus kematian akibat Covid-19 yang masih tinggi. Ini harus jadi bahan evaluasi pelaksanaan PPKM,” tutur perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI tersebut.

Data Kemenkes per Sabtu (21/8/2021) lalu, 10 provinsi dengan tingkat kematian tertinggi adalah Lampung, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Aceh, Gorontalo, Kalimantan Timur, DI Yogyakarta (DIY), Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Tengah.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved