Breaking News:

Musriadi Rehab 4 Rumah Duafa

Anggota DPRK Banda Aceh, Musriadi memberikan bantuan renovasi atau rehab rumah kaum duafa atau warga kurang mampu di Kecamatan Syiah Kuala

Editor: bakri
HUMAS DPRK BANDA ACEH
Ketua Komisi I DPRK Banda Aceh Musriadi meninjau proses rehab rumah salah satu warga di Gampong Ie Masen Kaye Adang, Kecamatan Syiah Kuala, Selasa (24/8/2021). 

BANDA ACEH - Anggota DPRK Banda Aceh, Musriadi memberikan bantuan renovasi atau rehab rumah kaum duafa atau warga kurang mampu di Kecamatan Syiah Kuala dan Ulee Kareng. Ada empat unit rumah yang saat ini sedang dilakukan proses rehab.

Adapun warga yang menerima bantuan rehab rumah yaitu Salma, warga Gampong Ilie, Kecamatan Ulee Kareng, Nurmi, Yulidar dan Fahrulrazi, ketiganya warga Gampong Ie Masen Kaye Adang, Kecamatan Syiah Kuala. Musriadi berharap Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) dan Baitul Mal Banda Aceh juga mencanangkan program renovasi terhadap rumah-rumah warga tidak mampu lainnya.

“Kita terus mendorong Dinas Perkim agar terus melahirkan program-program yang pro rakyat, seperti bantuan rehab rumah kaum duafa dan warga lain yang layak membutuhkannya,” kata Musriadi, Selasa (24/8/2021).

Musriadi yang juga menjabat Ketua Komisi I DPRK dan Ketua Harian DPD PAN Banda Aceh ini mengungkapkan bahwa sumber dana rehab rumah berasal dari APBK 2021. Empat rumah tersebut masuk dalam program rehab setelah diperjuangkan oleh Musriadi melalui pokok-pokok pikiran (pokir)nya.

“Alhamdulillah, program ini sejalan dengan program yang digagas Wali Kota Banda Aceh Bapak H Aminullah Usman dalam rangka mengentaskan rumah tidak layak huni di Banda Aceh. Satu per satu kita tuntaskan, sesuai anggaran yang tersedia dan berdasarkan skala prioritas baik melalui Dinas Perkim Banda Aceh dan Baitul Mal,” ujar Musriadi.

Sementara Nurmi, salah satu penerima bantuan mengaku terharu dan menangis saat mengetahui namanya masuk dalam daftar penerima bantuan rehab rumah. Nurmi sangat bersyukur mendapat bantuan dari pemerintah yang disalurkan lewat aspirasi dewan.

“Kondisi rumah saya sudah puluhan tahun seperti ini tidak kunjung dibangun karena keterbatasan anggaran pribadi, kami sangat berterima kasih sama wali kota Banda Aceh dan Pak Musriadi atas perjuangannya tahun ini sedang di rehab. Dengan rumah yang sudah bisa ditempati, kami bisa beraktivitas dan beribadah,” tuturnya.(mas)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved