Breaking News:

Luar Negeri

11 Orang Tewas Akibat Ledakan Bom Bunuh Diri di Luar Bandara Kabul Afghanistan

Pejabat Taliban mengatakan setidaknya 11 orang meninggal, termasuk perempuan dan anak-anak serta sejumlah pengawal Taliban. Belum ada kepastian soal i

Editor: Faisal Zamzami
AFP/Shakib RAHMANI
Tentara AS berjaga-jaga ketika warga Afghanistan menunggu naik ke pesawat militer AS di bandara militer Kabul, Kamis (19/8/2021). 

SERAMBINEWS.COM - Militer Amerika Serikat mengatakan terjadi ledakan di luar Bandara Kabul, Afghanistan, setelah sejumlah negara menyatakan terdapat ancaman besar serangan teroris sehingga warga negara mereka telah diperingatkan untuk tidak berada di sana.

Pejabat Taliban mengatakan setidaknya 11 orang meninggal, termasuk perempuan dan anak-anak serta sejumlah pengawal Taliban. Belum ada kepastian soal ini.

 Sejumlah laporan menyebutkan adanya bunyi tembakan.

Media Afghanistan, Tolo, melaporkan sejumlah orang yang terluka telah diangkut ke rumah sakit.  

Ledakan terjadi di gerbang Abbey tempat pasukan Inggris ditempatkan baru-baru ini.

Gerbang ini adalah satu dari tiga gerbang yang ditutup menyusul peringatan adanya ancaman teroris.

Seorang pejabat AS mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa ledakan itu disebabkan oleh pembom bunuh diri.

Gedung Putih memastikan bahwa Presiden Joe Biden telah diberitahu soal perkembangan itu.

Sebelumnya, Australia, Amerika Serikat, dan Inggris termasuk negara yang merilis peringatan tersebut kepada warga mereka.

Adapun warga yang telah berada di luar bandara diimbau untuk meninggalkan area itu secepatnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved