Breaking News:

Otomotif

Ini Dampak Buruk Kalau Telat Ganti Oli Mesin Mobil

Jika terlambat melakukan penggantian oli, maka akan timbul beberapa dampak yang merugikan bagi pemilik mobil.

Editor: Ansari Hasyim
GridOto
Ilustrasi - lumpur pada mesin karena oli mesin 

SERAMBINEWS.COM - Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Riecky Patrayudha mengatakan, oli mesin akan rusak bila mobil benar-benar tak digunakan atau bahkan dipanaskan dalam jangka waktu yang lama.

Hal tersebut juga sudah dibuktikan melalui riset yang dilakukannya beberapa waktu lalu.

"Kami pernah studi, mobil yang baru diservis diganti oli baru dan kami diamkan hingga dua sampai empat bulan,” kata Riecky kepada Kompas beberapa waktu lalu.

Hasilnya, Riecky melanjutkan, pelumas tersebut ternyata sudah berubah hitam pekat.

Artinya ada proses yang membuat oli baru sekalipun tak lagi bagus meski mobil didiamkan saja.

Jika terlambat melakukan penggantian oli, maka akan timbul beberapa dampak yang merugikan bagi pemilik mobil.

Baca juga: Dana CSR Ditiadakan, Warga Demo dan Blokir Jalan Masuk PT Perta Arun Gas di Lhokseumawe

Sementara itu, penggantian oli mesin pada mobil sebaiknya dilakukan rutin sesuai dengan jarak tempuh kendaraan atau masa pemakaian.

Penggantian oli mesin bertujuan untuk menjaga setiap komponen yang ada di dalam mesin tetap terjaga, dan bisa bekerja secara optimal.

Kepala Bengkel Auto2000 Yos Sudarso Suparman mengatakan, oli memiliki masa pakai yang bukan hanya tergantung pada jarak tempuh kendaraan saja, tetapi juga pada waktu pemakaian.

“Meski kendaraan jarang digunakan dan angka kilometer belum menunjukkan ketentuan untuk mengganti, tapi bila waktunya sudah harus ganti ya tetap diganti,” ujarnya kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved