Breaking News:

Berita Aceh Barat

Anggaran Lanjutan Jembatan Ulee Raket Rp 16,3 M Sudah Dalam Proses Tender, Tahun 2022 Fungsional

Ditargetkan tahun 2022 mendatang jembatan ulee raket yang menghubungkan antar kecamatan sudah fungsional atau sudah dapat dilalui

Penulis: Sa'dul Bahri | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI
Dr Kurdi, Kepala Dinas PUPR Aceh Barat 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Pembangunan Jembatan Ulee Raket di Desa Sawang Teubee, Kecamatan Kaway XVI yang menghubungkan ke Kecamatan Pante Ceureumen, tahun ini mulai dilakukan pengerjaan lanjutan.

Sementara pagu anggaran untuk pengerjaan tersebut dialokasikan dari dana DOKA senilai Rp 16,3 miliar.

Ditargetkan tahun 2022 mendatang jembatan yang menghubungkan antar kecamatan sudah fungsional atau sudah dapat dilalui.

“Jembatan Ulee Raket saat ini sedang proses persiapan tender.

Sudah diumumkan dalam aplikasi Sirup (Sistem Informasi Rencana umum Pengadaan) dengan pagu total yang telah diumumkan Rp 16,3 miliar,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Aceh Barat, Dr Kurdi kepada Serambinews.com, Rabu (1/9/2021).

Baca juga: Kasus Korupsi Proyek Gedung Mobar di Nagan Raya Mulai Disidangkan, Terdakwa Ditahan di LP Meulaboh

Disebutkan, bahwa Bupati Aceh Barat telah menyurati Gubernur pada 3 Agustus 2021 lalu perihal dimulainya tender Paket Jembatan Ulee Raket, di Sawang Teubee.

“Sesuai pagu yang ada, direncanakan pemasangan dan pengadaan rangka baja bentang 2 x 50 meter, dan tahun 2022 Insya Allah akan diresmikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, bahwa proses pengadaan mengacu Perlem LKPP nomor 12 tahun 2021 tentang pengadaan yang menggunakan penyedia.

Baca juga: Hari Ini, Aceh Tamiang Kembali Berlakukan Jam Malam, Polisi Siap Mengawasi

Saat ini sedang tahapan proses tender, setelah selesai di SIRUP selanjutnya pembuatan paket untuk dapat di tayang dalam LPSE Aceh Barat melalui UKPBJ Aceh Barat.

“Jika tidak ada halangan, dan Insyaallah jembatan Ulee Raket fungsional di tahun 2022. Anggaran Rp 16,3 miliar telah disetujui DPRK dan sudah dibahas bersama tim TAPK Aceh di Bappeda,” jelasnya.(*)

Baca juga: Ungkap Pelaku Pembunuhan Gajah, 17 Personel Polres Aceh Timur Peroleh Penghargaan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved