Breaking News:

PON Papua 2021

Jumpai Dua Lifter Aceh di Pelatnas, Gubernur Nova: Insya Allah, Saya ke Papua untuk Semangati Atlet

Nova mengaku bangga dengan penampilan Nurul Akmal saat mengikuti Olimpiade di Jepang beberapa waktu lalu.

Editor: Imran Thayib
FOTO HUMAS PEMERINTAH ACEH
Gubernur Aceh, Ir H Nova Iriansyah MT mengunjungi lokasi Pelatnas angkat besi guna memberi semangat kepada dua lifter asal Aceh, Nurul Akmal dan Muhammad Zul Ilmi, Rabu (1/9/2021). 

“Enggak ngeh, kok tiba-tiba sudah banyak masuk pesan, menyebut saya di sosmed. Saya di situ saja tidak mendengar,” katanya sebagaimana dilansir Antaranews, Sabtu (7/8/2021).

Nurul Akmal berharap agar kasus itu tak dibesar-besarkan lagi.

Karena, ia juga telah menganggap perlakuan yang diterimanya tersebut sebagai guyonan semata.

Dengan demikian, ia bisa fokus kembali menjalani latihan di Pelatnas.

“Iya kalau dibesarkan Nurul jadi terganggu. Jadi sudah biarkan saja, Nurul fokus latihan, fokus ke pertandingan selanjutnya. Kalau itu, Nurul anggapnya candaan saja. Saya aja di Pelatnas dipanggil ndut sudah biasa,” ujar Amel–sapaan akran Nurul Akmal--.

Sementara Menpora Zainudin meminta agar Nurul menjaga kesehatan karena akan segera menghadapi PON Papua, dan SEA Games 2021.

Ia juga meminta lifter berusia 28 tahun itu untuk tidak pulang dulu ke Aceh terlebih dalam situasi pandemi.

Menpora khawatir Nurul Akmal nantinya tidak bisa ikut bertanding di PON.

“Jaga kesahatan, jaga disiplin latihan, salam buat yang lagi isoman (isolasi mandiri) di situ semua,” kata Zainudin.

Nurul Akmal sebelumnya menjadi bahan perbincangan di media sosial, setelah ia menerima perlakuan tidak mengenakkan di bandara ketika tiba-tiba ada suara celetukan seorang pria yang tak dikenal mengomentari tubuhnya sebagai “yang paling kurus.”

Olokan tersebut kemudian dianggap warganet sebagai pelecehan fisik kepada sang lifter.

Nurul Akmal mencetak sejarah sebagai lifter putri pertama Indonesia yang tampil pada kelas berat (+87kg) Olimpiade Tokyo.

Dalam debutnya, lifter asal Aceh itu masuk posisi lima besar kelas +87kg degan mencatatkan total angkatan 256 kg.

Atlet PON Aceh itu mampu mencatat angkatan snatch 115kg dan clean and jerk 141kg.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved