Breaking News:

Luar Negeri

Meski Banyak Senjata Milik AS Telah Dikuasai, Taliban Marah Besar pada Amerika, Hal Ini Penyebabnya

Namun, dengan banyaknya peninggalan senjata yang kini dikuasai Taliban, kelompok itu begitu murka pada AS.

Editor: Faisal Zamzami
AFP/AAMIR QURESHI
Pejuang Taliban melakukan konvoi di sepanjang jalan kawasan Ibu Kota Kabul, Afghanistan, pada Kamis (2/9/2021). 

Pejuang Taliban dikatakan murka setelah diketahui sebagian besar peralatan militer yang ditinggalkan pasukan AS di Afghanistan tidak layak pakai, melansir Express.co.uk, Kamis (2/9/2021).

Militer AS terpaksa meninggalkan beberapa helikopter dan kendaraan tugas berat menyusul keputusan Joe Biden untuk terus maju dengan penarikan pasukan setelah 20 tahun pertempuran.

Jim Banks, seorang anggota Kongres AS dari Partai Republik yang bertugas di Afghanistan, mengatakan Taliban “sekarang memiliki akses ke peralatan militer senilai $85 miliar”, termasuk helikopter Black Hawk.

Jenderal Marinir Frank McKenzie, kepala Komando Pusat militer AS, telah mengkonfirmasi pasukan AS menonaktifkan 27 Humvee dan 73 pesawat sebelum meninggalkan wilayah tersebut.

Hingga 48 pesawat diketahui tetap berada di Afghanistan, tetapi tidak diketahui berapa banyak yang masih beroperasi.

Taliban telah “mengharapkan Amerika untuk meninggalkan helikopter seperti ini dalam keadaan utuh untuk digunakan”, menurut seorang reporter Al Jazeera yang berada di lapangan di bandara Kabul.

Dia berkata: “Ketika saya berkata kepada mereka, 'mengapa Anda berpikir bahwa Amerika akan meninggalkan semuanya operasional untuk Anda?'

“Mereka mengatakan karena kami percaya itu adalah aset nasional dan kami adalah pemerintah sekarang dan ini bisa sangat bermanfaat bagi kami.”

Dia menambahkan: "Mereka kecewa, mereka marah, mereka merasa dikhianati karena semua peralatan ini rusak dan tidak bisa diperbaiki."

Personel militer AS memindahkan baling-baling dan senjata dari beberapa pesawat dan helikopter paling berbahaya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved