Breaking News:

Berita Pidie

Hingga Sembilan Bulan, Enam Gampong di Pidie Belum Siap APBG, Pencairan BLT Macet

"Belum rampungnya APBG di enam gampong, lantaran belum adanya kesepakatan antara keuchik dan tuha peut gampong dalam penetapan APBG," kata Kepala DPMG

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nurul Hayati
For. Serambinews.com
Kepala DPMG Pidie, Muti'in, memanggil keuchik Gampong Blong Bengkel, Kecamatan Kota Sigli, terkait belum siap APBG di kantor tersebut. 

"Belum rampungnya APBG di enam gampong, lantaran belum adanya kesepakatan antara keuchik dan tuha peut gampong dalam penetapan APBG," kata Kepala DPMG Pidie, Muti'in AP MSi, kepada Serambinews.com, Sabtu (4/9/2021).

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Data Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Pidie mencatat, enam gampong belum siap Anggaran Pendapatan Belanja Gampong (APBG) 2021.

Dampaknya, dirasakan masyarakat belum bisa menerima bantuan langsung tunai (BLT) hingga September 2021.

Juga macetnya dana Covid-19 dan sarana infrasruktur di gampong.

"Belum rampungnya APBG di enam gampong, lantaran belum adanya kesepakatan antara keuchik dan tuha peut gampong dalam penetapan APBG," kata Kepala DPMG Pidie, Muti'in AP MSi, kepada Serambinews.com, Sabtu (4/9/2021).

Ia menyebutkan, keenam gampong yang belum menyelesaikan APBG adalah Gampong Blok Bengkel, Kecamatan Kota Sigli.

Berikutnya, Gampong Baro Kunyet, Kecamatan Padang Tiji.

Baca juga: Warga Cot Geulumpang Baroh Jeunieb Gelar Vaksin dan Bagi BLT

Lalu Gampong Cut dan Mesjid Reubee, Kecamatan Delima.

Dua gampong di Kecamatan Batee, yakni Gampong Teupin Raya dan Awee.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved