Senin, 4 Mei 2026

Internasional

Arab Saudi Tangkap 17.000 Pelanggar Izin Tempat Tinggal, Pekerjaan dan Perbatasan

Arab Saudi menangkap 17.000 pelanggar izin tempat tinggal, pekerjaan dan perbatasan dalam satu minggu terakhir ini.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Polisi memeriksa kelengkapan surat para pengendara saat memasuki perbatasan Arab Saudi. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Arab Saudi menangkap 17.000 pelanggar izin tempat tinggal, pekerjaan dan perbatasan dalam satu minggu terakhir ini.

Penangkapan dilakukan di seluruh Kerajaan dari 26 Agustus hingga 1 September 2021.

Sehingga, ditemukan 16.638 pelanggar, termasuk 5.800 karena peraturan kependudukan, 1.455 untuk perburuhan dan 9.383 melanggar perbatasan.

Dilansir ArabNews, Minggu (5/9/2021), laporan itu mengatakan 849 orang ditangkap ketika mencoba melintasi perbatasan Kerajaan.

55 Persen merupakan warga negara Yaman, 43 persen warga Etiopia, dan 2 persen dari negara lain.

Baca juga: Menteri Investasi Arab Saudi Kunjungi Oman, Perusahaan Terkemuka Siap Tanam Modal

Selain itu, 19 orang ditangkap karena berusaha menyeberang ke negara tetangga.

Kemudian, 11 orang ditangkap karena terlibat dalam transportasi dan penyembunyian pelanggar.

Jumlah pelanggar yang menjalani prosedur sebanyak 81.211 orang, terdiri dari 69.315 laki-laki dan 11.896 perempuan.

Pihak berwenang mengambil 63.491 pelanggar ke misi masing-masing untuk mendapatkan dokumen perjalanan.

Sementara 3.382 dipindahkan untuk menyelesaikan reservasi perjalanan mereka dan 9.929 dideportasi.

Baca juga: Wanita Mahir Tiga Bahasa, Jadi Kepala Kemitraan Strategis Kementerian Keuangan Arab Saudi

Kementerian Dalam Negeri mengatakan siapa pun yang melanggar aturan Kerajaan dapat dihukum 15 tahun penjara dan denda 260.000 dolar AS atau sekitar Rp 3,7 miliar.

Seperti bagi mereka menyediakan tempat berlindung atau dukungan lainnya.

Petugas juga akan menyita alat transportasi atau tempat tinggal yang digunakan

Kementerian meminta orang-orang untuk melaporkan setiap pelanggaran pada nomor bebas pulsa di wilayah Mekkah dan Riyadh.(*)

Baca juga: Perusahaan Teknologi Global Dirikan Akademi dan Pelatihan di Arab Saudi, Microsoft Sampai Apple

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved