Breaking News:

Internasional

Montenegro Bergejolak, Warga Tolak Kepala Baru Gereja Ortodoks dari Serbia

Warga Montenegromelakukan demonstrasi besar-besaran pada Minggu (5/9/2021). Mereka menolak kepala baru Gereja Ortodoks Serbia di Montenegro yang

Editor: M Nur Pakar
AP/Risto Bozovic
Para demonstran membakar ban mobil untuk memblokade salah satu ruas jalan di Cetinje, Montenegro, Minggu (5/9/2021). 

SERAMBINEWS.COM, CETINJE - Warga Montenegromelakukan demonstrasi besar-besaran pada Minggu (5/9/2021).

Mereka menolak kepala baru Gereja Ortodoks Serbia di Montenegro yang dilantik pada Minggu (5/9/2021).

Hal itu terjadi di tengah bentrokan polisi dan demonstran yang menentang pengaruh Serbia yang terus berlanjut di negara bagian Balkan yang kecil itu.

Laporan polisi dan media mengatakan tujuh petugas polisi dan beberapa pengunjuk rasa terluka dalam bentrokan.

Polisi sempat menembakkan gas air mata terhadap para demonstran, yang melemparkan batu dan botol ke arah mereka dan melepaskan tembakan ke udara.

Sedikitnya 15 orang ditangkap.

Baca juga: VIDEO - Peringatan 26 Tahun Genosida oleh Serbia di Srebrenica, Bosnia dan Herzegovina

Upacara Minggu (5/9/2021) yang diadakan di Cetinje, bekas ibu kota negara kecil Balkan, telah membuat marah para penentang gereja Serbia di Montenegro.

Mereka mendeklarasikan kemerdekaan dari negara tetangga Serbia pada 2006.

Menghindari blokade jalan yang dibuat oleh para demonstran, kepala baru gereja Serbia di Montenegro, Metropolitan Joanikije, tiba di Cetinje dengan helikopter.

Dia bersama dengan patriark Serbia.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved